Jumat, 10 April 2026

Balas Budi Wali Kota Kesennuma ke SBY

Wali Kota Kesennuma Jepang Bahagia Bisa Balas Budi ke SBY

Wali Kota Kesennuma, perfektur Miyagi, Shigeru Sugawara, sangat terkesan dengan Indonesia dan berterima kasih

Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang

TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Kesennuma, perfektur Miyagi,  Shigeru Sugawara, sangat terkesan dengan Indonesia dan berterima kasih serta menghargai tinggi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dalam kesibukan sehari-harinya masih menyempatkan diri memberikan waktu 40 menit bertemu dengannya.

"Penghargaan tinggi kami atas waktu 40 menit yang diberikan kepada kami oleh Presiden dan berharap hubungan Rakyat Kesennuma dengan Indonesia dapat semakin baik lagi di masa mendatang," paparnya dalam wawancara khusus dengan Tribunnews.com sesampai di Tokyo, Jumat (15/11/2013), dari Jakarta bersama 15 anggota rombongannya, antara lain Ketua Kadin Kesennuma dan Ketua Asosiasi Masyarakat Kelautan Kesennuma serta pengusaha Kesennuma lain.

Sugawara merasa lega dapat membalas budi ke SBY dengan memberikan oleh-oleh saat bertemu Selasa 12 November lalu, "Saat SBY berkunjung ke Kesennuma Juni 2011 kami tak memberikan oleh-oleh apa pun kepadanya, kini syukurlah bisa memberikan cinderamata  kepadanya."

Oleh-oleh yang disampaikan Sugawara berupa bendera kapal Kesennuma yang dibuat khusus untuk Indonesia, dengan tulisan "Untuk masyarakat Indonesia, Terima kasih", serta baju tradisional kalangan perikanan Kesennuma Jepang yang sempat dipakai SBY setelah diserahkan olehnya.

Wali kota ini juga mengunjungi Aceh dan Denpasar Bali dalam kunjungannya sejak Senin (11/11/2013) sampai dengan Kamis (14/11/2013) di Indonesia . Selain itu juga melakukan pertemuan dengan Komunitas Jepang di Jakarta dan di Bali, bertemu wali Kota Aceh dan Wali Kota Denpasar serta  mengunjungi pelabuhan Benoa di Bali.

Saat ini Kesennuma sedang membangun 2200 perumahan dan 1090 lahan pemukiman yang ditargetkan akhir Maret 2016 telah rampung dikerjakan untuk para anggota masyarakat di sana. Jumlah populasi Kesennuma saat ini sebanyak 46.400 orang di mana sekitar 200 orang asing dan ada 18 warga Indonesia tercatat di kota ini.

Kota tepi pantai ini menyandarkan penghasilannya dari industri makanan laut seperti ikan ubur-ubur, telur ikan, udang dan hasil olahan laut lainnya.

Jumlah penduduknya per 30 September sebanyak 68.598 orang dari 25.555 keluarga. Jumlah sekolah dasar ada sekitar 20 SD dan jumlah sekolah sekitar 240 sekolah di sana.

Menurut catatan kepolisian akibat bencana alam 11 Maret 2011, gempa bumi 9 skala Richter dan tsunami  dengan air laut setinggi kira--kira 18 meter. sebanyak 1041 orang meninggal dan 237 orang hilang tidak ditemukan, "Kami anggap hilang dan tidak dicari lagi saat ini".

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved