Pembunuh Kye American Sniper Diganjar Hukuman Seumur Hidup
Pembunuh dari penembak jitu marinir Amerika Serikat (AS), Chris Kyle, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama seumur hidup
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembunuh dari penembak jitu marinir Amerika Serikat (AS), Chris Kyle, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama seumur hidup, Rabu (25/2/2015).
Dikutip dari CNN, putusan itu dibacakan di dalam sebuah pengadilan di Texas, Amerika Serikat (AS).
Dalam sidang, tidak ada seorangpun yang meragukan fakta bahwa Eddie Ray Routh, telah menembak dan membunuh Chris Kyle, serta melukai seorang temannya, Chad Little Field. Namun kuasa hukumnya, mengatakan bahwa kondisi kejiawaan Routh saat itu tidak stabil.
Namun jaksa berpendapat berbeda. Menurutnya, berdasarkan fakta-fakta yang tersaji di persidangan telah membuktikan bahwa Routh telah berencana membunuh Kyle.
"Bapak dan ibu sekalian, hal itu bukan karena sakit jiwa. Namun itu dilakukan dengan tangan dingin, pembunuhan berencana yang dihitung dengan baik. Dia bersalah melakukam pembunuhan. Dia sama sekali tidak gila," ujar Jaksa Penuntut, Jane Starnes, ketika menyampaikan argumen penutupnya.
Setelah mendengar argumentasi Jaksa Penuntut dan Pembela, juri akhirnya memutuskan Routh bersalah setelah tiga jam berembuk. Sejurus Hakim yang menyidangkan perkaranya, Jason Cashon, menjatui hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat kepada Routh.
Kyle diklaim sebagai penembak jitu yang paling mematikan dalam sejarah AS, dengan jumlah 160 orang tewas di tangannya ketika ia bertugas di Irak.
Kisahnya kemudian diangkat ke layar lebar baru-baru ini oleh Clint Eastwood. Film yang dibintangi oleh Bradley Cooper tersebut, berhasil bercokol di Box Office selama beberapa waktu.
Sekembalinya dari Irak, Kyle menulis buku otobiografinya dengan judul yang sama dengan namanya. Buku itu menjadi buku terlaris selama beberapa minggu setelah diterbitkan. Ia juga aktif membantu mantan tentara yang menderita gangguan stress pasca-trauma perang.
Pada tanggal 2 Februari 2013, Kyle dan temannya, Littlefield, mengajak Routh yang juga merupakan veteran perang, ke lapangan tembak sebagai bentuk terapi. Namun disana Routh menembak dan membunuh Kyle, serta melukai Littlefield.(CNN)