Berakhir, Tradisi Potong Jari Yakuza
Semakin banyak kesalahan semakin banyak ruas jari yang hilang dipotong satu per satu
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menjadi kebiasaan sejak 100 tahun lalu, bagi anggota mafia Jepang - Yakuza - yang bersalah atau mengundurkan diri dari organisasi Yakuza umumnya melakukan yubitsume atau potong ruas jari. Semakin banyak kesalahan semakin banyak ruas jari yang hilang dipotong satu per satu. Tanda kesetiaan mereka kepada organisasi Yakuza.
Meskipun demikian mulai 23 Maret kemarin, Komisi Keselamatan Umum Jepang khususnya dari kepolisian perfektur Fukuoka telah mengeluarkan larangan yubitsume tersebut kepada kelompok Yakuza Dojinkai khususnya kepada seorang pimpinannya berusia 41 tahun di kota Iizuka Fukuoka. Markas besar Dojinkai sendiri berada di Kota Kurume Fukuoka.
Dua hal utama isi dari surat larangan tersebut yaitu agar yubitsume tidak dilakukan lagi bagi anggota Yakuza. Lalu hal kedua mengenai larangan menghambat anggota yakuz ayang mau keluar dari organisasi yakuza yang bersangkutan.
Larangan ini bukan hanya terhadap perintah yubitsume langsung, lisan, tetapi berlaku pula atas perintah lewat telpon atau lewat surat dari organisasi yakuz ayang bersangkutan, "Pada pokoknya yubitsume dilarang, apa pun perintah dan cara yang dilakukan atasannya terhadap anggota yakuza tersebut," ungkap sumber Tribunnews.com sore ini (25/3/2015).
Inisiatif larangan ini berdasarkan UU Anti Yakuza tahun 1991 yang telah direvisi 32 kali dan revisi terakhir sangat mengekang sekali aktivitas Yakuza berlaku mulai Oktober tahun 2012 lalu.
Menurut badan kepolisian nasional Jepang, jumlah anggota Yakuza di Jepang meurun 5.100 orang menjadi 53.500 antara tahun 2013 dan 2014.
Pemotongan jari tangan atau yubitsume ini biasanya juga dilakukan dengan satu acara ritual dan jari yang terpotong dimasukkan kepada kain dan disimpan oleh pimpinan organisasi yakuza yang bersangkutan.
Namun meskin telah ada larangan, November 2013 terungkap terjadi yubitsume pula atas seorang anggota yakuza. Demikian pula Agustus tahun lalu juga terungkap pula hal serupa atas seorang anggota yakuza lainnya.
Informasi lengkap mengenai yubitsume dan yakuz adapat dilihat pada situs khususnya ini www.yakuza.in
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tangan-seorang-anggota-yakuza-yang-pernah-dipotong_20150325_221132.jpg)