Jumat, 29 Mei 2026

WNI Disandera Abu Sayyaf

Bagi Abu Sayyaf yang Penting Uang Tebusan, Muslim atau Bukan Tidak Penting

Mereka acak saja, ada Muslim, ada yang bukan Muslim.

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
Foto: IBTimes
Gerilyawan Abu Sayyaf 

Pemerintah hati-hati

Tiga hari setelah mendapatkan informasi bahwa 10 WNI disandera oleh milisi Abu Sayyaf di Filipina, Kementerian Luar Negeri Indonesia mengaku masih terus berkomunikasi intensif dengan Kemenlu Filipina untuk mencari opsi terbaik dalam membebaskan sandera.

“Informasi mengenai pergerakan, posisi, dan kondisi para sandera, dari waktu-ke waktu telah kita peroleh. Kemenlu telah lakukan pula komunikasi dengan pihak keluarga ABK.”

Namun, Kemenlu tampak berhati-hati dalam menyampaikan informasi.

Hingga saat ini belum ada detail penjelasan terkait nasib para sandera dan apa langkah yang akan diambil pemerintah dalam membebaskan sandera.

Abu Sayyaf disebut hanya akan membebaskan sandera jika uang tebusan 50 juta peso Filipina atau setara Rp15 miliar, dibayarkan.

Sementara, militer Filipina yang menyebut bahwa keterlibatan militer Indonesia dalam operasi pembebasan sandera tidak dimungkinkan undang-undang, juga tidak menganjurkan Indonessia melakukan pembayaran uang tebusan.(Pascal S Bin Saju/BBC Indonesia)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved