Pria Aljazair didakwa dengan 'serangan seksual' di Cologne
Pengadilan pertama digelar untuk terduga pelaku serangan Cologne, Jerman, dengan dakwaan upaya serangan seksual dan pencurian.
Pria Aljazair berusia 26 tahun didakwa dengan upaya serangan seksual dan pencurian.
Pengadilan pertama terduga pelaku serangan seksual di Cologne, Jerman , digelar Jumat 6 Mei.
Dia bergabung dengan kelompok yang terdiri dari 10 pria yang mengepung dan menggerayangi seorang perempuan di stasiun kereta api, subuh hari Tahun Baru 1 Januari 2016.
Terdakwa adalah seorang pria asal Aljazair berusia 26 tahun yang dikenakan tuduhan upaya serangan seksual dan pencurian.
Saat perayaan tahun baru, sejumlah perempuan dikepung dan dilecehkan oleh sekelompok pria -yang juga mencuri telepon genggam mereka. Para pelaku merupakan laki-laki asal Afrika Utara dan kawasan Arab.
Kasus di Cologne ini menggemparkan Jerman, yang membuka diri untuk menerima gelombang pendatang dari kawasan-kawasan konflik di Timur Tengah dan Afrika.
Adik terduga yang berusai 23 tahun didakwa dengan pencurian.
Dalam sidang hari Jumat, tersangka membantah semua dakwaan atasnya.
Adiknya juga disidang
Jakasa penuntut menyatakan setelah sekelompok pria mengelilingi korban, beberapa memegang pantat dan bagian tubuh lain 'dengan cara bermotif seksual' selama dua hingga tiga menit.
Terdakwa kemudian menggunakan kesempatan untuk mencuri telepon genggam korban.
Saudaranya yang berusia 23 tahun juga ikut disidang, dengan tuduhan mencuri telepon genggam perempuan lain yang menjadi korban pengepungan, seperti dilaporkan kantor berita Jerman, DPA.
Hingga saat ini, sembilan pria sudah dinyatakan bersalah dalam dakwaan pencurian terkait perayaan tahun baru 2016.