Kesal dengan Anak Tantrum di Kedainya, Perempuan Ini Dihujat Netizen
Seringkali, orangtua seolah tak peduli dengan tangisan anaknya yang kerap membuat orang lain menoleh karena merasa terganggu.
Namun, ada pula yang mengancam dengan kata-kata kotor akan melakukan kekerasan fisik terhadapnya bila Kim benar-benar berani menegur anak mereka.
Ada pula yang memprovokasi orang lain untuk memberikan rating satu bintang di laman medsos kedai ini dan berusaha menjatuhkan bisnis Kim.
Di Tripadvisor, South Kiosk sendiri sebetulnya banyak disukai pelanggan karena makanannya yang enak, pelayanannya yang ramah, dan tersedianya selimut dan botol air panas saat cuaca dingin.
Kedai ini bahkan menduduki peringkat 16 dari 68 restoran yang ada di Felixstowe.
Kim sendiri mengatakan bahwa kedainya tetaplah ramah anak, dengan kotak-kotak berisi mainan, minuman dan es krim gratis, serta krim pelindung matahari yang tersedia secara bebas.
Namun, dia juga bersikeras bahwa dia harus bertindak ketika seorang anak menjadi sangat marah, melemparkan barang, dan mengamuk selama tantrum.
Mengabaikan hal ini, akan menjadi tidak baik bagi anak dan orangtua jadi tidak peduli pada anak.
Psikolog anak sekaligus Direktur Centre for Evidence Based Earley Intervention dari Bangor University Prof Judy Hutchings menyatakan simpatinya atas sikap Kim.
Namun, ia menyarankan yang terbaik untuk dilakukan pada awalnya adalah melakukan pendekatan pada orangtua.
“Tanyakan apakah mereka dapat membantu menenangkan anak mereka atau mengajaknya pindah tempat,” ujar Judy. Jika interaksi dilakukan langsung terhadap si anak, menurutnya, hal ini akan melangkahi tanggungjawab orangtuanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tantrum-anak_20150803_143817.jpg)