Kesaksian Mengejutkan Bomber Remaja ISIS: 'Begini Cara Mereka Mencuci Otak Anak-anak'
Seorang bomber remaja membongkar rahasia kehidupan di kamp tempat ISIS mencuci otak anak-anak.
Mahmoud diperintah oleh remaja lain yang lebih tua, sebutannya Dureed.
"Saya ragu. Dureed selalu mengatakan kepada saya untuk berjalan di tengah-tengah mereka dan ledakkan diri di sana. Tapi ada sesuatu dari dalam diri saya yang menolaknya. Saya tidak bisa melakukannya," ujar Mahmoud.
Gelagatnya tercium, segerombolan petugas keamanan melihat polahnya yang mencurigakan.
"Saya bingung, saya tidak tahu harus melakukan apa lagi," jelas Mahmoud.
Malam sebelum melakukan serangan, dia disembunyikan di dalam truk yang penuh dengan pasir.
Sementara, sepupunya, Ala yang masih berusia 15 tahun, tewas saat melakukan bom bunuh diri di Kirkup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/keluarga-korban-penculikan-isis_20160921_123747.jpg)