Jepang Minta Semua Negara Menekan Korea Utara Agar Kembali Jalankan Resolusi Dewan Keamanan PBB

Jepang meminta kepada seluruh negara menekan Korea Utara agar negara tersebut mau kembali menjalankan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Jepang Minta Semua Negara Menekan Korea Utara Agar Kembali Jalankan Resolusi Dewan Keamanan PBB
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jepang secara resmi meminta kepada seluruh negara menekan Korea Utara (Korut) agar negara tersebut mau kembali menjalankan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dengan benar.

"Kami meminta semua negara anggota untuk meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara melalui pelaksanaan resolusi Dewan Keamanan yang ketat dan menyeluruh," kata Fumio Kishida, Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang di acara sidang Dewan Kemaanan PBB, Jumat (28/4/2017).

Jepang menurutnya, telah menerapkan langkah-langkah tambahan terhadap Korea Utara, yang melampaui kewajiban berdasarkan resolusi Dewan Keamanan.

"Jepang telah membatasi arus orang, barang dan dana, termasuk larangan ekspor dan impor dengan Korut. Jepang juga telah secara aktif membantu pembangunan kapasitas untuk negara-negara ASEAN, untuk meningkatkan efektivitas resolusi Dewan Keamanan," kata dia.

Sejak Januari 2016 hingga kini Korut telah melakukan uji coba nuklir sedikitnya tiga puluh rudal balistik diluncurkan.

Baca: Miryam Stres Jadi Buronan KPK

Pada tanggal 6 Maret, Korea Utara meluncurkan empat rudal balistik, tiga di antaranya mendarat di zona ekonomi eksklusif Jepang.

"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya mengenai peluncuran rudal tersebut, dan konsekuensi peluncuran sembarangan ini bisa jadi bencana bagi kapal nelayan, kapal laut dan pesawat terbang yang tidak bersalah," ujarnya.

Kishida menekankan pula provosi Korut yang keterlaluan tersebut.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved