Senin, 1 Juni 2026

Kisah PSK Cina dalam film yang mengungkap industri seks London

Cerita pekerja seks komersial, PSK, yang berasal dari sebuah desa kecil di Cina dan ke London karena menginginkan kehidupan yang lebih baik.

Tayang:

Pada tahun 2009, seorang perempuan Cina bernama Anna bunuh diri di dekat Bandara Heathrow, London. Teman-temannya kemudian mengetahui bahwa dia bekerja sebagai Pekerja Seksual Komersial (PSK) di sebuah panti pijat gelap.

Salah satu temannya, Jenny Lu, seorang lulusan sekolah seni Taiwan, kemudian memulai penelusuran untuk mengetahui kehidupan rahasianya.

Usaha ini menghasilkan film cerita pertama Lu, The Receptionist , yang pertama kali diputar di Taiwan pada hari Jumat (23/06) dan akan diputar di Edinburgh Film Festival, Inggris minggu depan.

"Saya bertemu Anna di Chinatown saat kumpul makan malam. Dia terlihat benar-benar normal," kata Lu.

"Dia berasal dari sebuah desa kecil di Cina. Dia ke London karena menginginkan kehidupan yang lebih baik. Tetapi dia akhirnya mempunyai kehidupan ganda yang tidak diketahui siapapun.

"Saya benar-benar sedih. Mengapa tidak seorangpun mengetahui hal ini dan tidak seorangpun dapat membantu?"

Mimpi London

Lewat sesama teman, Lu menemukan para perempuan yang bekerja dengan Anna di panti pijat.

Mereka adalah imigran dari Cina, Malaysia, Filipina dan Thailand. Panti pijat lain mempekerjakan perempuan lain dari negara dengan ekonomi yang lebih makmur seperti Hong Kong, Taiwan, Korea atau Jepang.

Sama seperti sebagian perempuan lain, Anna tiba di Inggris lewat pernikahan palsu.

"Dia menikah dengan seorang pria Inggris pengangguran. Keluarga Anna mengeluarkan uang dalam jumlah besar agar dia menikah. Dia bekerja sangat keras untuk membayar utang dan menolong saudara laki-lakinya di Cina," Lu menjelaskan.

Perempuan lain datang ke Inggris dengan menggunakan paspor palsu. Sebagian telah bercerai dan ingin memulai kehidupan baru di Inggris. Sebagian lainnya ingin mendapatkan penghasilan untuk membiayai kehidupan anak-anak mereka.

Sementara yang lainnya, termasuk yang berasal dari Taiwan, adalah mahasiswa bahasa yang tergiur uang.

Setelah tiba di Inggris, banyak dari mereka menyadari ternyata sulit untuk bisa bertahan hidup, apalagi untuk meraih mimpi mereka, sehingga mereka kembali bekerja di panti pijat, kata Lu.

Selera seks aneh

The Receptionist dibuat berdasarkan kehidupan pegawai dan klien di sebuah panti pijat di London, lewat kacamata seorang lulusan universitas Taiwan yang bekerja sebagai resepsionis.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved