Kamis, 28 Mei 2026

Ternyata Pejuang ISIS Pakai Jenis Obat-obatan Ini Agar Beringas dan Tak Kenal Ampun Membunuh

Obat terlarang ini pernah terdengar pada tahun 1961 dan digunakan selama sekitar 25 tahun sebagai alternatif yang lebih ringan untuk amfetamin.

Tayang:
AFP
Tablet Captagon ditangkap di Sanaa, Yaman dan Suriah. 

Menurut laporan, semakin banyak warga Suriah juga terpaksa mengambil obat tersebut.

Pengiriman besar obat adiktif ini ditangkap di Prancis untuk pertama kalinya awal tahun ini, memicu kekhawatiran bahwa ISIS bisa membentuk geng Mafia bergaya kejahatan terorganisir di negara-negara di dunia.

Tablet berbasis amfetamin Captagon sebanyak 350.000 butir pertama ditemukan di Charles de Gaulle pada tanggal 4 Januari, awal tahun ini.

Pada 22 Februari, 300.000 lebih butir, ditemukan lagi obat adiktif ini dengan kisaran nilai sebesar $1,8 juta.

Dalam kedua kasus, obat-obatan terlarang ini tersembunyi di dalam industri cetakan baja. (New York Post).

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved