Pabrik Kertas Washington Meledak: 9 Hilang, Potensi Korban Tewas Mencapai 11 Orang
Tangki berisi white liquor di pabrik kertas Nippon Dynawave, Washington, meledak saat pergantian shift, 9 orang masih hilang tanpa ada harapan hidup
Ringkasan Berita:
- Tangki berisi white liquor di pabrik kertas Nippon Dynawave, Washington, meledak saat pergantian shift
- Insiden ini menewaskan 11 orang, menjadikannya salah satu kecelakaan kerja terburuk di AS dalam beberapa dekade terakhir.
- Tim penyelamat melanjutkan pencarian 9 orang yang masih hilang setelah memastikan kondisi tangki cukup stabil
TRIBUNNEWS.COM - Tim penyelamat melanjutkan pencarian pada hari Rabu (27/5/2026) untuk sembilan orang yang diduga tewas di sebuah pabrik kertas di negara bagian Washington, setelah sebuah tangki kimia meledak sehari sebelumnya dalam salah satu kecelakaan kerja paling mematikan di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.
Dilansir AP, kemungkinan jumlah korban jiwa meningkat menjadi 11 orang, termasuk yang masih hilang, setelah seorang korban luka lainnya meninggal dunia, kata pihak berwenang pada hari Rabu.
Pihak berwenang menyatakan tidak ada harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat setelah kegagalan tangki pada hari Selasa di Nippon Dynawave Packaging Co. di Longview, yang juga melukai delapan orang lainnya, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran yang sudah dirawat dan dipulangkan dari rumah sakit.
Jika 11 kematian tersebut dikonfirmasi, ini akan menjadi salah satu kecelakaan industri paling mematikan di AS dalam beberapa dekade terakhir — bersama serangkaian ledakan yang menewaskan 16 orang di pabrik bahan peledak di Tennessee musim gugur lalu; kebakaran dan ledakan yang menewaskan 14 orang di pabrik pupuk di Texas pada 2013; ledakan anjungan minyak Deepwater Horizon yang menewaskan 11 orang pada 2010; serta ledakan di tambang batu bara di West Virginia yang menewaskan 29 orang pada tahun yang sama.
Pejabat menyebutkan pada hari Rabu bahwa tangki pabrik kertas tersebut menumpahkan lebih dari 500.000 galon (1,9 juta liter) "white liquor" — campuran bahan kimia yang sangat berbahaya dan digunakan dalam proses produksi kertas. Setelah sempat menunda pencarian karena khawatir tangki bisa runtuh lebih lanjut, tim penyelamat memastikan tangki tersebut mengandung cairan lebih sedikit dari perkiraan semula dan cukup stabil untuk melanjutkan upaya pencarian korban yang hilang. Petugas pemadam kebakaran menyatakan pencarian akan berlangsung lambat dan sistematis.
"Kami tidak tahu di mana kesembilan orang itu berada," kata Scott Goldstein, kepala pemadam kebakaran Kabupaten Cowlitz.
Baca juga: Kronologi dan Penyebab Ledakan di Pabrik Kimia Cilegon, Dua Karyawan Jadi Korban
Pihak berwenang menyatakan kebocoran tersebut tidak memengaruhi keamanan udara dan air minum di Longview, sebuah kota di tepi Sungai Columbia dengan sekitar 40.000 penduduk yang memiliki hubungan panjang dengan industri kertas dan kayu di Washington dan Oregon.
Sebagian kontaminasi telah mencapai Sungai Columbia, salah satu jalur air terbesar di Amerika Utara, namun Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) melaporkan bahwa belum ada dampak yang teramati di sungai tersebut. Pejabat memperingatkan warga untuk menjauh dari selokan dan tanggul.
Ini adalah insiden kedua yang melibatkan tangki kimia dalam beberapa hari terakhir di Pantai Barat, setelah ribuan warga California Selatan dievakuasi akibat tangki yang terlalu panas di sebuah pabrik dirgantara sebelum perintah evakuasi tersebut dicabut pada Selasa malam.
Tangki pabrik kertas itu mampu menampung sekitar 900.000 galon (3,4 juta liter) dan terisi lebih dari setengahnya saat meledak, kata Goldstein. White liquor, yang sebagian besar terbuat dari natrium hidroksida dan natrium sulfida, digunakan bersama panas untuk memecah kayu guna menghasilkan kertas kraft — bahan yang tahan lama dan digunakan untuk kemasan, tas belanja, dan produk lainnya.
Pabrik besar yang mempekerjakan sekitar 1.000 orang ini memproduksi bahan untuk tisu, kertas cetak, gelas, piring, dan karton. Lokasinya berada di tepi sungai, berdampingan dengan bisnis kayu, kertas, dan bahan kimia lainnya.
Pekerja pabrik kertas selalu siap membantu, kata seorang teman
Kebocoran terjadi saat pergantian shift pada Selasa pagi, menyebabkan tangki bundar besar itu penyok di satu sisi. Penyebabnya masih belum jelas.
Pihak berwenang belum merilis nama para korban tewas maupun yang hilang, namun beberapa di antaranya mulai tersebar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lokasi-pabrik-kertas-di-Washington-yang-meledak-9-orang-hilang.jpg)