Breaking News:

Kenaikan Upah Jadi Isu Terbesar Perusahaan Jepang di Indonesia

Kenaikan upah di Indonesia menjadi isu terbesar perusahaan Jepang yang berada di Indonesia sesuai hasil survei Jetro.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Lambang logo Jetro dipasang saat jumpa pers Chairman Jetro. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kenaikan upah di Indonesia menjadi isu terbesar perusahaan Jepang yang berada di Indonesia sesuai hasil survei Badan Perdagangan Luar Negeri Jepang (Jetro) yang dilakukan 10 Oktober hingga 10 November 2017.

"Tingkat kenaikan upah tetap merupakan masalah operasional terbesar perusahaan Jepang di Indonesia. Namun di Asia umumnya menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (23/12/2017).

Kenaikan upah di Indonesia tercatat dari hasil survei Jetro itu sebesar 80,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca: Tio Pakusadewo Jual Rumah Pribadinya dan Mengontrak Sejak Bercerai dari Istri Kedua

Lebih besar dari pada kenaikan di China yang mencapai 75,3 persen. Lalu Kenaikan di Vietnam 75,2 persen dan kenaikan di India 72,1 persen.

Secara keseluruhan bisnis Jepang di Asia menunjukkan hasil optimisme serta pemulihan kenaikan antusiasme terhadap ekspansi bisnis, sehingga kepercayaan bisnis perusahaan Jepang semakin meningkat di Asia.

Respons survei yang valid berasal dari 4.630 perusahaan dengan tingkat respons yang valid sebesar 38,6 persen.

Perusahaan Jepang di Asia mengalami kenaikan keuntungan yang mencapai kerugian semakin sedikit.

Demikian pula khususnya peningkatan kepercayaan bisnis terutama di Asia Barat Daya. Sedangkan bisnisnya di China mulai pulih kembali.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved