Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Makin Dekat ke NATO, Drone Rusia Hantam Apartemen Lukai Warga Sipil di Rumania
Drone Rusia menghantam apartemen di Rumania dan melukai warga sipil. NATO bereaksi keras atas insiden tersebut.
Ringkasan Berita:
- Ketegangan Rusia dan NATO kembali meningkat setelah sebuah drone Rusia menghantam gedung apartemen di kota Galați, Rumania, dan melukai dua warga sipil.
- Insiden ini menjadi kasus pertama sejak perang Ukraina pecah di mana warga negara anggota NATO terluka akibat drone yang terkait dengan konflik.
- NATO, Uni Eropa, dan sejumlah pemimpin Barat langsung mengecam Moskow serta memperingatkan risiko eskalasi yang semakin meluas.
TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan perang Rusia-Ukraina memasuki babak baru setelah sebuah drone Rusia menghantam gedung apartemen di kota Galați, Rumania, pada Jumat (29/5/2026).
Kota Galați berada dekat Sungai Danube dan hanya berjarak beberapa kilometer dari perbatasan Ukraina, menjadikannya salah satu wilayah NATO yang paling rentan terdampak perang.
Dilansir BBC, drone tersebut menghantam atap gedung apartemen bertingkat sebelum meledak dan memicu kebakaran besar di lantai 10 bangunan.
Ledakan itu melukai seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun dan seorang perempuan berusia 53 tahun yang kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Sekitar 70 penghuni apartemen dievakuasi ketika petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api yang membakar bagian atas gedung.
Otoritas darurat Rumania menyatakan seluruh muatan peledak drone meledak saat benturan terjadi.
Pertama Kalinya Warga NATO Jadi Korban
Insiden ini langsung memicu perhatian internasional karena menjadi kasus pertama sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 yang menyebabkan warga sipil negara anggota NATO terluka akibat drone yang terkait dengan perang.
Selama empat tahun terakhir, serpihan drone Rusia memang beberapa kali ditemukan di wilayah Rumania.
Baca juga: Drone Rusia yang Diluncurkan ke Ukraina Jatuh di Rumania, Disebut Insiden Terburuk, Dikecam NATO
Namun sebelumnya tidak pernah menimbulkan korban luka.
Kementerian Pertahanan Rumania mengungkapkan radar militer sempat melacak drone tersebut memasuki wilayah udara negara itu.
Militer hanya memiliki waktu sekitar empat menit sejak objek terdeteksi hingga akhirnya menghantam bangunan permukiman.
Dua jet tempur F-16 dan satu helikopter tempur langsung diterbangkan untuk memantau situasi.
NATO Langsung Bereaksi Keras
Insiden itu memicu alarm serius di markas NATO.
Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, langsung menghubungi Presiden Rumania dan menegaskan kesiapan aliansi militer tersebut.