Diberi Bekal Rp 100 Ribu, Anak Miliader Ini Berjuang Hidup dalam Kemiskin Selama 2 Bulan
Hitarth Dholakia (23) namanya. Anak Savji Dholakia, miliarder sekaligus pebisnis berlian asal India.
Editor:
Sugiyarto
“Saya tidak tahu kota, budaya, dan bahasanya. Saya takut, tapi yakin. Dengan uang di dompet dan tak ada telepon, saya tiba di Hyderabad dan mulai hidup baru."
Pertama-tama yang dilakukan Hitarth adalah mencari tempat tinggal.
Dia berhasil mendapatkan tempat kost atau lebih tepatnya rumah singgah murah yang sewanya hanya 100 rupe atau sekitar Rp21 ribu/bulan.
"Tapi satu ruangan dihuni 17 orang," kata Hitarth.
Sulit membayangkan anak seorang miliarder sanggup tinggal di tempat seperti ini.
Setelah mendapat rumah untuk berteduh Hitarth berjuang keras mendapatkan pekerjaan.
Tiga hari kemudian dia diterima di sebuah perusahaan makanan internasional dengan gaji 4000 rupee atau sekitar Rp841 ribu.
Namun Hitarth hanya sanggup bekerja 5 hari sebelum akhirnya resign.
Hitarth bergonta-ganti pekerjaan.
Dia mengaku beruntung pernah menjadi sebuah tenaga marketing yang digaji 1500 rupee seminggu.
Hitarth ganti 4 pekeraan dalam sebualan dan berhasil mengumpulkan uang 5000 rupee atau sekitar Rp1 juta rupiah.
Jumlah yang sebenarnya sangat kecil dibandingkan uang saku sekolahnya dulu, namun jauh lebih bernilai di mata Hitarth sekarang.

Sekitar dua bulan Hitarth mesti melakoni hidup seperti itu.
Hingga pada masa akhir percobaannya, adik perempuan Hitarth, Krupali berkunjung ke rumah singgahnya.
"Aku sangat syok saat datang ke Hyderabad dan terutama melihat tenpat tinggal kakakku. Sungguh sebuah tempat di luar bayanganku. Namun aku sangat bangga kepada kakakku yang bisa menjalani tradisi ini," tutur Krupali.