Apakah jabatan manajer di Liga Primer Inggris akan punah?
Enam dari 20 klub Liga Primer yang berlaga musim depan ditangani pelatih kepala. Apakah jabatan manajer bakal menjadi kenangan?
Apakah jabatan manajer di Liga Primer Inggris akan punah?
Tanda-tandanya terlihat ketika Unai Emery ditunjuk menjadi bos Arsenal pada Mei lalu. Alih-alih menjabat sebagai manajer, pria asal Spanyol itu berpredikat pelatih kepala.
Hal ini merupakan sesuatu yang baru mengingat selama 22 tahun terakhir, skuat London utara itu dibesut seorang manajer bernama Arsene Wenger.
- Dikecam berfoto dengan Presiden Erdogan, Mesut Ozil pilih mundur dari timnas Jerman
- Piala Dunia 2018: Apakah sepak bola masih seksis dan melecehkan perempuan?
- Piala Dunia 2018: Polisi tangkap terduga judi sepak bola online di Aceh
Jabatan serupa terdapat di Chelsea. Tatkala Maurizio Sarri menggantikan Antonio Conte awal bulan ini, mantan juru taktik Napoli itu juga mengemban tugas sebagai pelatih kepala.
Sarri dan Emery merupakan dua dari enam pelatih kepala yang menangani klub Liga Primer musim ini, 14 sisanya dipimpin manajer.
Walau namanya berbeda, ada persepsi bahwa semua bos—terlepas dari manajer atau pelatih kepala—tak lagi mengurus semua aspek sebuah klub.
Arsenal - Unai Emery (head coach) | Bournemouth - Eddie Howe (manager) | Brighton - Chris Hughton (manager) | Burnley - Sean Dyche (manager) |
Cardiff - Neil Warnock (manager) | Chelsea - Maurizio Sarri (head coach) | Crystal Palace - Roy Hodgson (manager) | Everton - Marco Silva (manager) |
Berita TerkiniBerita Populer© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
|