Rabu, 8 April 2026

Militer China Uji Coba Perisai Rudal Terbaru Buatan Rusia

Perangkat sistem tersebut telah dikirimkan pekan lalu dan unit Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) juga telah menjalani pelatihan di Rusia.

Istimewa
Sistem canggih pertahanan S-400 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - China dikabarkan bakal mulai melakukan uji coba sistem pertahanan misil baru mereka yang dibeli dari Rusia, S-400 Triumph, dalam beberapa hari mendatang.

Sistem pertahanan misil S-400 Triumph merupakan sistem rudal dari darat ke udara yang dirancang untuk melengkapi kemampuan pertahanan dalam negeri China.

Baca: Mengaku Sebagai Istri yang Tak Sempurna, Aktris Malaysia Ini Izinkan Suaminya untuk Poligami

Perangkat sistem tersebut telah dikirimkan pekan lalu dan unit Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) juga telah menjalani pelatihan di Rusia.

Diberitakan kantor berita Rusia, TASS, yang mengutip sumber dari militer, uji tembak pertama dapat segera dilakukan, bahkan mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Direncanakan akhir Juli atau awal Agustus, unit Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang telah menjalani pelatihan di Rusia, akan melakukan uji tembak dengan sasaran balistik yang disimulasikan di China," kata sebuah sumber militer Rusia.

Pakar militer Hong Kong, Song Zhongping mengatakan, sangat mungkin bagi PLA melakukan uji coba S-400 segera setelah pengiriman tiba.

Terlebih dengan pasukan roket yang telah menguasai sistem pendahulunya, S-300. "PLA telah menggunakan S-300 sejak 1990-an, sehingga akan lebih mudah bagi mereka menggunakan S-400 baru dibandingkan dengan negara lain seperti Turki dan India, yang juga berencana membeli sistem pertahanan serupa," katanya dilansir SCMP.

Sistem pertahanan misil buatan Rusia tersebut diklaim mampu menangkal segala serangan udara yang mengancam China, mulai dari pesawat taktis, rudal balistik, hingga jet hipersonik, termasuk pesawat tempur siluman termutakhir buatan AS, F-35.

AS telah menempatkan unit F-35 di pangkalan militernya di kawasan Asia Pasifik sejak Oktober, memacu China mempercepat pengembangan pesawat jet siluman pertama mereka, J-20.

Menurut Song, sistem pertahanan S-400 Triumph tersebut akan melengkapi sistem rudal Rusia sebelumnya dan telah dikembangkan secara domestik oleh China

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Dimungkinkan Segera Gelar Uji Coba Sistem Pertahanan Misil S-400", 
Penulis : Agni Vidya Perdana

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved