Sejarah Singkat Hari Kucing Sedunia yang Diperingati Tiap 8 Agustus, Sudah Ada sejak 2002
Sejarah Singkat Hari Kucing Sedunia yang Diperingati Tiap 8 Agustus, Sudah Ada sejak 2002
Sejarah Singkat Hari Kucing Sedunia yang Diperingati Tiap 8 Agustus, Sudah Ada sejak 2002
TRIBUNNEWS.COM - Tak banyak yang tahu jika hari ini, Kamis (8/8/2019) diperingati sebagai Hari Kucing Sedunia.
Hari Kucing Sedunia ini pertama kali dicanangkan pada 2002.
Salah satu tujuan dari Hari Kucing Sedunia adalah untuk merayakan persahabatan bagi manusia dengan kucing.
Baca: Viral Video Sejumlah Kucing Jalan Sempoyongan, Dicekoki Miras oleh Sejumlah Pemuda
Selain itu di beberapa negara, Hari Kucing Sedunia dirayakan dengan memperbaiki kesejahteraan kucing-kucing.
Mengutip dari situs The Sun, Jaringan Global Ecology memperkirakan ada sekitar 600 juta kucing di dunia.
Ini termasuk hewan peliharaan, kucing gelandangan dan kucing liar.
Jumlah kucing liar diperkirakan sekitar 100 juta.
Baca: Putra Bungsu Dede Sunandar Idap Penyakit Langka, untuk Sembuh Harus Operasi Hingga Usia 23 Tahun
Baca: Fakta Baru Pria Pemakan Kucing Hidup: Abah Grandong jadi Tersangka hingga Sedang Belajar Ilmu Hitam
Kamu dapat merayakan Hari Kucing Sedunia ini dengan menjadi sukarelawan di pusat penyelamatan kucing.
Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyumbangkan makanan dan selimut.
Jika kamu memelihara kucing, akan ada lebih banyak cara lagi untuk membuat mereka senang.
Berikan kucing-kucingmu camilan kesukaannya dan ajaklah bermain.
Menurut pfma.org.uk, di Inggris saja ada 8 juta kucing peliharaan.
Lokasi paling populer untuk kucing peliharaan adalah di Tenggara, di mana 890.000 rumah tangga memiliki kucing.
Situs Cleaner Paws menyatakan bahwa kepemilikan hewan peliharaan meningkat di seluruh dunia.
Dalam 10 tahun terakhir, sekitar 57 persen rumah tangga memiliki hewan peliharaan.
Baca: Pemakan Kucing Abah Grandong Sakit Saat Diperiksa Polisi
Baca: Abah Grandong Si Pemakan Kucing Hidup Menyerahkan Diri, Ini Videonya
Sejarah Singkat Hari Kucing Sedunia
Bangsa Mesir kuno adalah peradaban pertama yang memanfaatkan kejayaan kucing.
Hampir 4.000 tahun yang lalu, mereka menjinakkan hewan berkaki empat ini.
Mereka memelihara kucing di dekat toko makanan karena hal ini membantu mengendalikan hama (tikus).
Sejak saat itu kucing dengan cepat mendapatkan reputasi sebagai pemburu hebat.
Bahkan orang Mesir menyembah mereka sebagai dewa.
The International Fund for Animal Welfare, yang berpusat di Washington DC, menciptakan Hari Kucing Sedunia.
Sejak 2002, 8 Agustus disepakati sebagai Hari Kucing Sedunia.
Kisah Heroik Kucing Temukan Bayi
Warga desa Jalan Dusun Muda, Kota Bharu dikejutkan oleh penemuan seorang bayi.
Bayi itu berjenis kelamin perempuan yang baru lahir, tali pusarnya masih melekat.
Mirisnya bayi ini ditemukan direrumputan dekat tempat pembakaran sampah.
Dikutip Tribunnews.com dari Harian Metro via World of buzz, peristiwa ini terjadi pada Senin (22/7/2019).
Baca: Viral Pendaki Rinjani di NTB Bagikan Cara Atasi Cewek Hipotermia dengan Disetubuhi, Basarnas: Sesat!
Bayi itu ditemukan oleh beberapa penduduk desa pada pukul 8.10 waktu setempat.
Mereka meyakini jika bayi itu baru lahir lantaran masih ada bekas darah di sekujur tubuhnya.
Menurut seorang saksi mata, Mohd Norazam Che Wahab (31) ia mengetahui lokasi bayi malang itu ketika ia membiarkan kucingnya berjalan-jalan.
"Tiba-tiba kucing saya mulai berlari dan saya mengejarnya, karena khawatir si kucing akan hilang,"ungkap Mohd Norazam.
Setelah berlari cukup jauh, si kucing berhenti di rerumputan dekat tempat pembuangan sampah.
Di lokasi tersebut Mohd Norazam mendengar suara seperti bayi menangis.
Baca: Viral Cuitan Lisa Marlina Tentang Bali Hingga Akan Dilaporkan, Yuk Lebih Bijak Main Sosial Media!
Baca: Viral Kisah 7 Bocah Asal Bogor Patungan Untuk Beli Sapi Kurban, Bayar Pakai Uang Tabungan
“Namun, kucing saya berhenti di suatu tempat, dan saat itulah saya mendengar suara bayi menangis," lanjut Mohd Norazam.
Awalnya Mohd Norazam mengira jika suara tersebut datang dari anak kucing yang tersesat.
"Saya pikir suara itu dari anak kucing, tetapi ketika saya mengikuti arah suara itu, saya melihat bayi itu,” lanjutnya.
Panik, Mohd Norazam lalu memanggil warga sekitar.
Setelah memastikan jika yang ditemukannya adalah bayi, ia langsung menghubungi polisi setempat.
“Saya segera berlari dan memanggil tetangga untuk menjemput bayi itu. Anak tetangga lain memanggil polisi,” tambahnya.
Baca: Viral Potensi Gempa 8,8 SR dan Tsunami di Pantai Selatan Jawa, Begini Klarifikasi BMKG dan Faktanya
Baca: Cerita Pengemudi Gojek yang Viral karena Berikan Jaketnya ke Tunawisma yang Telanjang di Tepi Jalan
Masih berdasarkan penuturan Mohd Norazam, ia mengatakan jika ada salah satu tetangga melihat sebuah mobil berhenti di dekat lokasi di mana bayi perempuan itu ditemukan.
Namun saksi mata tidak curiga terhadap apa pun sampai bayi itu ditemukan.
Sebuah sumber mengatakan jika bayi itu dikirim ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II, Kota Bharu, untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Hingga kini polisi masih dalam penyelidikan.
Baca: Bayi di India Miliki Kelainan Kelahiran Langka, Terlahir dengan Tiga Kepala, Ada Dua di Belakang
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Pejabat distrik Kota Bharu, Asisten Komisaris Abdul Rahim Daud memverifikasi.
Pihanya berharap bayi perempuan itu tetap dalam kondisi sehat dan aman.
Kedepannya kasus ini akan dibawa ke pengadilan karena membahayakan nyawa bayi.
Sedangkan tindakan warga sekitar yang sigap patut di apresiasi.
Siapa sangka daya penciuman tajam seekor kucing berhasil menyelamatkan nyawa seorang bayi?
Baca: Viral Video Emak-emak Histeris saat Hendak Ditilang Polisi
Baca: Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Terbongkar, Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu dari Malaysia Disita
Baca: Ini Nama yang Sudah Disiapkan Ahok Bila Puput Nastiti Devi Lahirkan Bayi Lelaki
(Tribunnews.com/Bunga)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-kucing.jpg)