Wabah Hantavirus
Gelar Konferensi Pers di Depan Kapal Hondius, WHO: Hantavirus Bukan Covid!
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus juga kembali mempertegas bahwa tingkat penularan hantavirus tidak separah wabah Covid-19
Ringkasan Berita:
- Kapal pesiar MV Hondius tiba di Tenerife, Spanyol, pada Minggu (10/5/2026) dengan pengawalan ketat untuk memulai proses repatriasi 150 penumpang dan kru terkait temuan klaster hantavirus
- Dirjen WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, memantau langsung proses evakuasi dan menegaskan bahwa risiko hantavirus tetap rendah dan tidak akan menjadi pandemi seperti COVID-19.
- Tercatat delapan kasus hantavirus jenis Andes dengan tiga korban jiwa
TRIBUNNEWS.COM – Kapal pesiar MV Hondius yang menjadi pusat klaster hantavirus akhirnya tiba di Pelabuhan Granadilla, Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, pada Minggu (10/5/2026) pagi.
Kapal yang membawa sekitar 150 penumpang dan kru tersebut akhirnya diizinkan bersandar untuk memulai prosedur repatriasi besar-besaran. MV Hondius tiba di lokasi sekitar pukul 05.30-06.00 waktu setempat dengan dikawal oleh kapal Guardia Civil.
Kedatangan kapal ini juga turut diawasi langsung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di bawah arahan Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Sembari menyambut kedatangan kapal MV Hondius di Pelabuhan Granadilla, WHO juga menggelar konferensi pers yang disiarkan langsung melalui X.
Di kesempatan tersebut Dr. Tedros selaku Dirjen WHO kembali menegaskan bahwa risiko kesehatan masyarakat di Tenerife terkait hantavirus secara umum tetap rendah.
Guna menenangkan masyarakat, Tedros juga kembali mempertegas bahwa tingkat penularan hantavirus tidak separah wabah Covid-19 yang sempat menjadi pandemi beberapa tahun lalu
"Ini bukan COVID lagi. Risiko saat ini dari hantavirus tetap rendah," ujar Tedros, seraya menyampaikan pesan langsung kepada warga Tenerife dalam jumpa pers tersebut.
Baca juga: Hantavirus Sulit Dikenali, Gejalanya Mirip Flu hingga DBD, Bisa Muncul 2 Bulan Setelah Paparan
Menurut Tedros, hingga saat ini tidak ada penumpang atau awak kapal lainnya yang menunjukkan gejala hantavirus selain beberapa orang sebelumnya yang telah dievakuasi terlebih dahulu.
Seluruh penumpang MV Hondius sendiri telah diisolasi dan diminta tetap di kabin masing-masing, sembari dilakukan disinfeksi rutin selama perjalanan ke Tenerife.
Proses evakuasi serta pemulangan penumpang ke negara asal masing-masing akan dilakukan secara terkendali dengan pengawasan ketat.
Delapan Kasus, Tiga Meninggal
Sejauh ini dilaporkan terdapat delapan kasus terkait hantavirus, termasuk tiga korban meninggal dunia.
Lima kasus telah dikonfirmasi sebagai hantavirus jenis Andes, yang dapat menular secara terbatas antarmanusia melalui kontak dekat dan berkepanjangan.
Kasus pertama dialami seorang pria yang meninggal di kapal pada 11 April di mana istrinya kemudian meninggal di Johannesburg setelah turun di St. Helena.
Kasus ketiga adalah seorang wanita yang meninggal di kapal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/EVAKUASI-KAPAL-HONDIUS-Konferensi-pers-dan-rapat-yang-digelar-WHO-dan-otoritas-setempat.jpg)