Pakistan Dekati Organisasi Internasional Cari Solusi Isu Kashmir

Khan juga membenarkan bahwa ada tekad Pakistan untuk melobi Indonesia di Dewan Keamanan PBB (DK PBB).

Pakistan Dekati Organisasi Internasional Cari Solusi Isu Kashmir
Tribunnews.com/Rina Ayu
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Abdul Salik Khan, saat ditemui di kantor Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakistan melakukan pendekatan pada sejumlah negara maupun organisasi internasional untuk mengatasi permasalahan isu Kashmir dengan India.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Abdul Salik Khan, saat ditemui di kantor Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Khan juga membenarkan bahwa ada tekad Pakistan untuk melobi Indonesia di Dewan Keamanan PBB (DK PBB).

"Kita mendekati siapa saja di DK PBB, komunitas dan organisasi internasional, OKI m, negara-negara muslim seperti Indonesia, untuk mendukung Pakistan dan orang-orang di Kashmir," jelas dia.

Menurut dia, dukungan dari negara maupun organisasi internasional dalam penyelesaian ketegangan dengan India telah didapat sejak lama.

"India harus menaati dan tidak boleh melanggar resolusi PBB. Saya yakin, negara saya akan mengajak PBB untuk segera menyelesaikan kasus ini," ungkap Khan.

Baca: Konflik Kashmir: PM Pakistan Imran Khan anggap PBB bertanggung jawab jika sampai pecah perang dengan India

Lebih lanjut ia menuturkan, selama Ini India telah melanggar hukum internasional, ketika India menghapus status Kashmir, pekan lalu.

Diketahui, status istimewa telah diterapkan selama tujuh dekade itu memberikan kewenangan pemerintah otonomi Kashmir untuk membuat aturan hukum secara mandiri.

India bahkan menetapkan jam malam, membatasi pergerakan warga, akses internet dan juga telepon.

Pakistan mengecam pencabutan status tersebut, hingga mengancam akan mengusir duta besar India di Pakistan dan menarik perwakilan tertingginya di New Delhi terkait hal ini. 

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved