HUT Kemerdekaan RI

Perayaan HUT Ke-74 RI di Moskow, dari Solidaritas Bantar Gebang sampai Lomba Joget “Syantik”

Pada perayaan HUT ini KBRI Moksow menyediakan kotak amal untuk penggalangan dukungan bagi anak-anak pemulung Bantar Gebang.

Perayaan HUT Ke-74 RI di Moskow, dari Solidaritas Bantar Gebang sampai Lomba Joget “Syantik”
ISTIMEWA
Suasana hujan gerimis saat upacara pengibaran Bendera Merah Putih perayaan HUT ke-74 RI di KBRI Moskow, 17 Agustus 2019. 

“Kami datang ke KBRI Moskow dengan 100 orang siswa-siswi sekolah Rusia beserta para staf pengajarnya untuk ikut merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia,” kata Tatyana Nazarenko-Matveeva, Presiden Interregional Public Organization "Harmony of Peace", Rusia.

Tatyana menyampaikan meskipun masih masa liburan, siswa-siswi merasa senang diundang ikut serta pada HUT RI ini sehingga mereka dapat mengetahui tradisi Indonesia saat perayaan hari kemerdekaan, termasuk upacara pengibaran bendera.

Baca: Di Demo, Kadishub DKI Akui Baru Ada 11 Jenis Kendaraan yang Terbebas Aturan Ganjil-Genap

Vladimir Protnikov, Duta Besar Rusia untuk Indonesia tahun 1999-2004 hampir tidak pernah absen mengikuti perayaan HUT RI di KBRI Moskow dalam beberapa tahun terakhir dan menyampaikan kebanggaannya menghadiri rangkaian perayaan HUT RI.

Dubes Vladimir Plotnikov yang pernah bertugas di Indonesia secara keseluruhan sekitar 20 merasakan dirinya bagian dari jembatan persahabatan Rusia-Indonesia.

 HUT RI disemarakkan oleh acara panggung hiburan dari masyarakat untuk masyarakat. Pengisi acara tidak hanya WNI, seperti staf KBRI Moskow, termasuk Dubes Wahid Supriyadi, mahasiswa, dan pekerja, tetapi juga warga Rusia.

Acara hiburan berupa persembahan nyanyian, tarian, pencak silat, pembacaan puisi, dan lainnya, bahkan lomba joget “Syantik” yang akhir-akhir ini sedang populer.

 Di antara pengisi acara adalah Dmitry Maloletov, seorang gitaris profesional Rusia yang membawakan lagu Bengawan Solo.

Yang menarik lainnya adalah Masha Ostrovskaya, gadis cilik berusia 6 tahun yang berjoget dan menyanyi lagu “Syantik”. Meskipun dia belum pernah ke Indonesia dan tidak bisa berbahasa Indonesia. Masha bahkan terlibat dalam lomba joget “Syantik”.

 Baca: Lagu-Lagu Bertema Nasionalisme Dipentaskan Secara Epik di Konser Anak Mentari Negeriku

Masha hafal lagu Syantik dan beberapa lagu lainnya, seperti Bangun Tidur dan Paman Datang. Masha tahu lagu-lagu ini dari ibunya dan sering mendengarkannya melalui internet. Pada Oktober mendatang Masha yang menyukai kecap manis dan nasi goreng ini akan berwisata ke Indonesia bersama ibunya yang sudah beberapa kali berkunjung ke berbagai daerah Indonesia.

Halaman
123
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved