Mencuri Uang Simpanan 2 Juta Yen yang Dititipkan di Kantornya, Oknum Polisi Jepang Dipecat

Seorang polisi Jepang ditangkap dan dituntut karena mencuri uang tunai dari properti yang hilang yang disimpan di Kantor Polisi Fuchu di Tokyo.

Mencuri Uang Simpanan 2 Juta Yen yang Dititipkan di Kantornya, Oknum Polisi Jepang Dipecat
Fuji TV
Kantor Polisi Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang polisi Jepang ditangkap dan dituntut karena mencuri uang tunai dari properti yang hilang yang disimpan di Kantor Polisi Fuchu di Tokyo. Sang oknum polisi kini telah dikenai pemecatan disipliner, Jumat (23/8/2019).

"Seorang Kepala Divisi Akuntansi Departemen Kepolisian Fuchu berusia 49 tahun dilakukan pemecatan disipliner karena mencuri uang simpanan sebagai barang jatuh atau barang hilang sebanyak dua juta yen lebih," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (24/8/2019).

Polisi tersebut di bagian keuangan kantor polisi Fuchu dan melakukan pencurian uang selama setahun sampai dengan Mei 2019.

Uang jatuh atau uang tak bertuan dititipkan penemunya di kantor polisi, disimpan di kantor polisi sampai muncul orang yang mengaku sebagai pemiliknya.

Karena tak ada yang mengambil, tetap selamanya jadi barang titipan di kantor polisi.

Baca: Kisah Pemuda Ganteng Nikahi Janda 50 Tahun, Cinta Berawal Saat Rasmiati Jadi Sinden di Pentas Ebeg

Baca: Warga Tak Menyangka JPS yang Bekerja di Bank Ditangkap Densus 88

Baca: Operasi Patuh 2019 Digelar Serentak di Bali, Pengendara Pakai Udeng atau Kopiah Tetap Ditindak Tegas

Tersangka polisi itu terbelit utang judi pacuan kuda sehingga akhirnya mencuri uang yang ada di dalam kas polisi tersebut.

Polisi lain seorang manajer kepala pada bulan Januari 2019 sebenarnya mengetahui hal tersebut, namun tidak melaporkan kepada atasannya.

Akibatnya manajer tersbeut juga dikenakan tindakan disipliner 3 bulan.

Namun kemudian manajer tersebut akhirnya telah mengundurkan diri.

"Itu adalah tindakan tidak terpuji, sangat disayangkan sekali dan pelakunya juga telah dipecat," kata Kepolisian Metropolitan Tokyo.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved