Kebakaran Amazon: Kisah tragis pasangan yang meninggal saat mencoba menyelamatkan rumah mereka
Eidi dan Romildo tinggal di negara bagian Rondonia di Brasil, salah satu wilayah paling terkena dampak kebakaran Amazon. Ini adalah kisah tragis
Jeigislaine mengatakan ibunya dan ayah tirinya mencoba menyelamatkan atap rumah yang baru saja mereka beli ketika merenovasi rumah.
Terpojok
"Para tetangga bilang mereka menggotong bahan bangunan ke tempat jauh supaya tak terbakar."
Saksi mata bercerita api mendekati rumah mereka dari belakang, maka pasangan ini bisa menyelamatkan diri dari depan rumah.

Namun secara tiba-tiba mereka terpojok oleh api yang datang dari depan.
Menurut laporan setempat, api di Machadinho D'Oeste melalap area seluas lebih dari 106 hektar. Rumah Eidi dan Romildo hancur bersama dengan dua bangunan milik mereka lainnya.

Seorang saksi mengatakan kepada BBC bahwa karena takut terhadap denda deforestasi, penduduk setempat enggan memanggil petugas pemadam kebakaran, bahkan ketika api sudah tak terkendali.
"Api hanya berhenti ketika seluruh tanaman sudah terbakar. Kebakarannya kuat sekali, bahkan petugas pemadam kebakaran juga kewalahan mengendalikannya," kata saksi yang minta dirahasiakan namanya.
Pada tanggal 14 Agustus petugas pemadam kebakaran muncul. Mereka menemukan tubuh Eidi dan Romildo sudah gosong sekitar 100 meter dari lokasi sisa-sisa rumah mereka.
Keracunan
Polisi meyakini bahwa pasangan ini meninggal karena keracunan karbon monoksida. Hanya Eidi dan Romildo yang menjadi korban jiwa dalam kebakaran ini.

Polisi sedang menyelidiki bagaimana api bermula.
Penyelidikan
"Kebakaran ini adalah kejahatan lingkungan. Orang yang bertanggungjawab akan dikenai tuduhan pembunuhan," kata detektif Celso Kondageski.
"Orang yang memulai api di wailayah seperti itu harus sadar bahwa hal itu bisa menyebabkan kematian".