Brexit: Tujuh hal menyangkut ketidakjelasan nasib Inggris keluar dari Uni Eropa
Inggris hanya mempunyai waktu kurang dari dua bulan sebelum dijadwalkan keluar dari organisasi kerja sama Uni Eropa, namun jalan menuju ke pintu
Dan jika terdapat lebih banyak anggota parlemen yang memilih mosi tidak percaya dibanding jumlah mereka yang menentang, maka akan ada jendela selama 14 hari jika pemerintahan yang sekarang - atau pemerintahan alternatif baru dengan perdana menteri baru pula - dapat memenangkan mosi percaya.
Pemerintah yang dibentuk dengan cara tersebut kemungkinan akan berusaha menunda tanggal Brexit - mungkin untuk menggelar pemilu atau referendum baru.
Pemilihan sela
Bila jalan legislatif berhasil dan para anggota parlemen meloloskan undang-undang memblok langkah Brexit tanpa kesepakatan, perdana menteri akan melakukna pemilihan dini. BBC memperkirakan ini akan terjadi pada tanggal 14 Oktober.
Perdana Menteri Johnson perlu dua pertiga anggota parlemen untuk mendukung terlaksananya pemilihan sela, walaupun secara teori ada jalan lain untuk meraih tujuannya.
Bila pemilu dilaksanakan sebelum 31 Oktober, yang akan terjadi terkait Brexit tergantung hasil pemilu.
Meloloskan kesepakatan pada 31 Oktober
Opsi yang diingkan pemerintah untuk mencegah Brexit tanpa kesepakatan adalah agar Parlemen Inggris meratifikasi perjanjian dengan Uni Eropa sebelum akhir Oktober.
Namun perjanjian yang dulu dirundingkan oleh Theresa May dan pemerintahannya ditolak parlemen beberapa kali dan Boris Johnson mengatakan langkah itu buntu.
Pemerintah berharap dapat menggolkan kesepakatan baru dengan Uni Eropa atau versi yang diperbarui dari sebelumnya.
Menunda Brexit
Bilapun mereka yang menentang Brexit tanpa kesepakatan berhasil dalam menekan pemerintah melakukan penundaan, Inggris tidak bisa secara sepihak memutuskan menunda Brexit.
Langkah itu harus disepakati secara bulat dengan anggota Uni Eropa lain.
Namun, sebelumnya pernah disepakati perpanjangan dan negara lain mungkin dapat dibujuk.
Membatalkan Brexit
Selain itu juga ada opsi legal membatalkan Brexit sama sekali dengan mencabut Pasal 50.
Tetapi yang jelas, ini bukan langkah yang dipertimbangkan pemerintah.
Pembatalan Brexit baru memungkinkan bila ada perubahan pemerintahan.
.