Senin, 4 Mei 2026

Serangan kilang minyak Saudi: Trump peringatkan AS siap angkat senjata

Harga minyak melonjak ke harga tertinggi sejak Perang Teluk Senin (16/09) setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat

Tayang:

Harga minyak melonjak ke harga tertinggi sejak Perang Teluk dalam perdagangan Senin (16/09) setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat siap "mengangkat senjata" untuk membalas serangan kilang minyak Arab Saudi.

Washington menuding Iran berada di balik serangan itu, namun Iran sejauh ini menyanggah.

Inilah untuk pertama kali Trump memberikan indikasi kemungkinan membalas dengan operasi militer atas serangan drone fasilitas minyak yang menyebabkan berkurangnya produksi minyak Saudi sampai sekitar setengah.

Serangan ini menyebabkan Saudi dan Amerika Serikat mengumumkan mereka mungkin akan menggunakan cadangan minyak mereka.

"Ada alasan untuk percaya siapa dalangnya, dan kami siap angkat senjata tergantung dari verifikasi, namun kami menunggu dari Kerajaaan (Saudi) siapa yang menurut mereka berada di balik serangan ini," kata Trump dalam cuitannya.

Amerika Serikat telah mengeluarkan foto satelit dan mengutip data intelijen untuk mendukung pernyataan bahwa Iran berada di belakang sejumlah serangan pada fasilitas minyak utama Saudi.

Iran menyangkal terlibat dalam beberapa serangan udara hari Sabtu (14/09), yang telah diakui dilakukan kelompok pemberontak Houthi yang terkait dengan Iran di Yaman.

Tetapi sejumlah pejabat AS yang berbicara dengan media Amerika dan dunia mengatakan bahwa arah dan tingkat serangan menimbulkan pertanyaan tentang apakah kelompok Houthi memang terlibat.

Kejadian ini telah mengurangi 5% dari pasokan minyak dunia dan membuat lonjakan harga.

Apa yang AS katakan?

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menyalahkan Iran tanpa memberikan bukti apapun, sehingga mendorong Teheran untuk kembali menuduh Washington melakukan tipuan.

javascript:void(0)

Sejumlah pejabat AS telah berbicara dengan New York Times, ABC dan Reuters.

Satu di antaranya mengatakan serangan berasal dari arah barat-barat laut - bukannya wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman, yang terletak di barat daya dari fasilitas minyak Saudi.

Para pejabat mengatakan ini dapat mengisyaratkan daerah peluncuran di utara Teluk, Iran atau Irak.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved