Wisata Jepang

Puluhan Patung Buddha Berkualitas Tinggi Berjejer di Usuki Jepang

Puluhan patung dibuat oleh para pengukir patung batu Buddha terkenal berkualitas tinggi, para master di zaman lampau, ribuan tahun lalu.

Puluhan Patung Buddha Berkualitas Tinggi Berjejer di Usuki Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Belasan patung Buddha yang dibuat ribuan tahun lalu oleh para pengukir patung terkenal dari Jepang berkualitas tinggi dilestarikan hingga kini di Kota Usuki Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Bagi anda yang suka berjalan-jalan ke lokasi ritual, melihat patung dan terkait Buddha mungkin lokasi di Usuki Perfektur Oita ini sangat direkomendasikan.

Masuk ke dalam lokasi 100 patung Buddha terpopuler di Jepang yang banyak mendapat kunjungan para turis dunia.

Karena puluhan patung dibuat oleh para pengukir patung batu Buddha terkenal berkualitas tinggi, para master di zaman lampau, ribuan tahun lalu.

Mendapat predikat dari pemerintah Jepang sebagai situs bersejarah (warisan) nasional, sejak tahun 1995 dan ditetapkan sebagai harta Jepang pertama sebagai Magaibutsu dan harta nasional pertama di Kyushu sebagai patung batu.

Patung tersebut dibuat antara zaman Heian (794 - 1185) dan zaman Kamakura (1185–1333) .

Semenanjung Kunisaki di bagian utara Perfektur Oita adalah tempat di mana sebagian besar dapat ditemukan, termasuk apa yang diyakini sebagai magaibutsu tertua dan terbesar di Jepang, tetapi gugusan besar lainnya ditemukan di selatan perfektur dekat kota Usuki.

Itulah sebabnya dijuluki dengan nama Usuki Magaibutsu.

Sekitar lima kilometer dari Kota Usuki, terdapat kurang lebih 60 patung dapat ditemukan dalam empat kelompok yang saling berdekatan. Diyakini telah diukir di suatu tempat sekitar akhir Periode Heian (794-1185).

Tidak diketahui secara pasti siapa yang mengukirnya meskipun para ahli percaya bahwa karena kualitas tinggi mereka dibuat oleh, atau di bawah arahan, seorang pengukir utama.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved