Pegawai Perusahaan Keamanan Jepang Secom Malah Mencuri Rumah Nasabahnya

Ada 4 jam tangan mewah, termasuk lainnya dengan total kerugian sekitar 1,7 juta yen.

Pegawai Perusahaan Keamanan Jepang Secom Malah Mencuri Rumah Nasabahnya
Kansai TV
Naoki Sakaue (24) mantan pegawai perusahaan keamanan Secom Jepang malam mencuri di rumah nasabah 

 Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang karyawan perusahaan keamanan besar, Secom, Naoki  Sakaue (24), ditangkap dengan tuduhan mencuri jam tangan mewah ketika dia memasuki rumah seorang nasabahnya yang memiliki alarm.

"Pada bulan September 2019, seorang pria memasuki sebuah rumah di Kota Amagasaki, perfektur Hyogo menggunakan kunci yangternyata setelah dilihat dari kamera CCTV bagian belakang kemejanya terlihat nama perusahaan keamanan SECOM tertulis di situ. Langsung dilakukan penangkapan," ungkap sumber Tribunnews.com Jumat ini (1/11/2019).

Di rumah tersebut saat itu tidak ada seorang pun di sana. Terlihat seorang pria yang bergegas keluar rumah padahal rumah memiliki alarm, tapi tak berbunyi. Pelaku telah mencuri arloji mahal  di dalam rumah tersebut.

Naoki Sakaue (24), seorang karyawan perusahaan keamanan Secom, ditangkap karena dicurigai pencurian dan gangguan keamanan.

Ada  4 jam tangan mewah, termasuk lainnya dengan  total kerugian sekitar 1,7 juta yen.

Setelah diselidiki oleh polisi dengan berkonsultasi dengan seorang pria korban pencurian, akhirnya ditemukan sebuah arloji curian sedang dijual di toko logam mulia di Osaka.

 "Ketika saya membangun sebuah rumah, saya disarankan oleh seorang pembuat rumah agar menggunakan perusahaan pengamanan seperti Secom," kata pemilik rumah yang kecurian.

Pemilik rumah tidak pernah berpikir bahwa seorang karyawan perusahaan keamanan yang digunakan jasanya, malahan  mencuri rumahnya tersebut.

Menurut penyelidikan polisi, Sakaue menbual arloji di toko barang bekas dan mendapatkan sejumlah uang.

Kerugian  serupa lainnya telah dikonfirmasi terjadi pula di tempat lain di perfektur  Hyogo, dan polisi sedang menyelidiki itu sebagai tindak pidana yang dicurigai dilakukan oleh Sakaue pula.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved