Papan Othello Terbesar di Dunia Ada di Balai Kota Mito Jepang

Papan Othello dengan ukuran lebih dari 1 meter persegi kini hadir di teras lantai pertama balai Kota Mito, Jepang.

Papan Othello Terbesar di Dunia Ada di Balai Kota Mito Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Papan Othello di depan Kantor Wali Kota Mito. 

Lalu berkat bantuan Asosiasi Othello Jepang, lisensi diperkenalkan kepada perusahaan Amerika Anjar Coporation yang mengglobalkan permainan tersebut.

Baca: Layanan Internet 5G Sudah Mulai Digunakan Beberapa Lokasi di Jepang

Baca: 68 Kasus Pembangunan Fasilitas Penyandang Disabilitas di Jepang Ditentang Masyarakat Lokal

Baca: Curi Perhatian, Intip Penampilan Menhan Prabowo saat Kunjungan ke Jepang, Tampil Beda!

Tanggal 4 November 2016 Othello Event di Mito diikuti 64 orang yang memegang dua payung hitam dan putih sambil duduk berpura-pura sebagai biji Othello.

Pemain dua orang yang memerintahkan dari mana ke mana, sehingga biji Othello menjadi putih (payung putih) atau menjadi hitam (patung hitam membuka).

Papan Othello berwarna hijau, warna yang dipilih menyerupai medan perang.

Othello memperoleh popularitas nasional segera setelah dirilis dan secara bertahap menjadi dikenal secara internasional.

Menurut surat kabar Ibaraki Shimbun, jumlah set yang dikirim di dalam Jepang saja sampai saat ini mencapai sedikitnya 25 juta set.

Seorang guru dan peneliti serta penyumbang papan Othello, Katsuyoshi Tatenuma (71) sedang mengajarkan Othello di depan anak-anak.
Seorang guru dan peneliti serta penyumbang papan Othello, Katsuyoshi Tatenuma (71) sedang mengajarkan Othello di depan anak-anak. (Asahi)

Othello juga dikenal sebagai alat komunikasi, dengan lembaga medis menggunakannya sebagai bagian dari rehabilitasi untuk pasien dengan ensefalopati, penyakit yang mempengaruhi fungsi otak.

Sebagai Ketua Asosiasi Othello Jepang, Goro Hasegawa ikut serta dalam Kejuaraan Dunia Othello 2006 yang diadakan di Mito, Perfektur Ibaraki, tempat kelahiran permainan ini.

Goro meninggal dunia 20 Juni 2016 di Jepang dalam usia 83 tahun.

Bagi penggemar Jepang dapat ikut diskusi dan info terakhir dari WAG Pecinta Jepang. Email nama lengkap dan nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved