Iran Vs Amerika Memanas

SBY Angkat Bicara Soal Potensi Perang Iran dan Amerika Serikat

Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat ditanggapi oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

SBY Angkat Bicara Soal Potensi Perang Iran dan Amerika Serikat
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Kata SBY Soal Iran dan Amerika Serikat 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut buka suara terkait ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat.

SBY menyerukan agar para pemimpin di dunia tidak melakukan pembiaran.

Hal ini diungkapkan SBY melalui rilis resmi akun Facebook-nya, Selasa (7/1/2020).

Kata SBY Soal Iran dan Amerika Serikat
Tangkap Layar YouTube KompasTV Kata SBY Soal Iran dan Amerika Serikat

"Saya pribadi termasuk orang yang tak mudah percaya bahwa krisis di Timur Tengah saat ini bakal menjurus ke sebuah perang besar. Apalagi perang dunia," tulis SBY.

"Namun, saya punya hak untuk cemas dan sekaligus menyerukan kepada para pemimpin dunia agar tidak abstain, dan tidak melakukan pembiaran," lanjutnya.

Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono soal Iran vs AS
Tangkap Layar YouTube KompasTV Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, bersuara terkait ketegangan yang terjadi antara Iran, dan Amerika Serikat.

SBY Soroti Tewasnya Jenderal Qassem Soleimani

Selain itu, SBY mengaku selalu mengikuti perkembangan panasnya hubungan Iran dengan Amerika Serikat melalui pemberitaan media internasional.

Termasuk kabar tewasnya perwira militer senior Iran dalam Pasukan Pengawal Revolusi Islam, Jenderal Iran Qassem Soleimani.

"Pasca tewasnya Jenderal Iran Qassem Soleimani oleh serangan udara Amerika Serikat beberapa hari lalu, siang dan malam saya mengikuti pemberitaan media internasional," ujarnya.

SBY mengaku mengikuti aksi dan reaksi politik berbagai pihak.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved