Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

60 Hingga 70 Orang Meninggal Setiap Hari Akibat Terinfeksi Virus Corona

Sebanyak 60 hingga 70 orang meninggal setiap harinya akibat terinfeksi virus mematikan corona.

Editor: Dewi Agustina
FB ANAS SETYA
Pekerja migran asal Indonesia di Hong Kong, Anas Setya, Kamis, 6 Februari 2020 melalui akun facebook-nya membagikan foto warga Hong Kong panik mengantre masker di sejumlah toko karena dilanda isu akan ada kebijakan karantina terkait penyebaran virus corona di Hong Kong. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah kematian akibat virus corona di China semakin bertambah tiap harinya.

Otoritas Provinsi Hubei melaporkan 70 kasus kematian baru sehingga total menjadi 638 orang meninggal.

Jumlah warga di China yang positif terinfeksi virus tersebut juga melonjak menjadi 31.493 orang. Sementara di luar China, kasus virus corona mencapai 220 orang terinfeksi.

Laporan terbaru itu berdasarkan data yang dipublikasikan pada https://www.worldometers.info/ Coronavirus Death Toll and Trends pada Jumat kemarin.

Namun, CGTN melaporkan sudah ada lebih dari 1.540 pasien terinfeksi virus corona dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Pada 6 Februari lalu, tercatat jumlah pasien meninggal akibat virus corona mencapai 565 orang.

Sedangkan, pada 5 Februari lalu tercatat 492 orang meninggal akibat virus ini.

Artinya, sebanyak 60 hingga 70 orang meninggal setiap harinya akibat terinfeksi virus mematikan ini.

Selain itu, penyebaran virus corona dari China terus dikonfirmasi 28 negara di dunia.

The Guardian melansir, pemerintah Inggris juga telah melaporkan orang ketiga yang positif terinfeksi virus corona.

Baca: Menengok Posko Kesehatan Dekat Karantina WNI dari Wuhan, Warga Natuna Bisa Tanya Soal Virus Corona

Baca: Dugaan Kasus Novel Corona Virus di Indonesia Terus Bertambah, Tapi Hasilnya Negatif

Seorang pria paruh baya terinfeksi virus corona baru ini setelah melakukan perjalanan dari Singapura. Dugaan terinfeksi virus tersebut pada Kamis (6/2/2020) waktu setempat.

Para pejabat di Inggris kemudian menyarankan agar dokter dan tim medis di negara tersebut untuk siaga terhadap virus corona.

Sebab, dimungkinkan sejumlah orang yang kembali dari perjalanan dari sejumlah negara, dapat berisiko terinfeksi atau membawa virus corona dari China.

Singapura dan Taiwan juga mengonfirmasi adanya kasus baru virus corona pada Kamis (6/2/2020). Tiga kasus virus corona baru dilaporkan Taiwan, seperti melansir dari CNN.

Menurut Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan, total pasien virus corona di Taiwan ini mencapai 16 orang terinfeksi.

Sedangkan di Singapura, dua kasus tambahan coronavirus telah dikonfirmasi pemerintah setempat. Total pasien virus corona di Negeri Singa itu hingga saat ini mencapai 30 pasien.

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan