Senin, 1 September 2025

Virus Corona

60 Hingga 70 Orang Meninggal Setiap Hari Akibat Terinfeksi Virus Corona

Sebanyak 60 hingga 70 orang meninggal setiap harinya akibat terinfeksi virus mematikan corona.

Editor: Dewi Agustina
FB ANAS SETYA
Pekerja migran asal Indonesia di Hong Kong, Anas Setya, Kamis, 6 Februari 2020 melalui akun facebook-nya membagikan foto warga Hong Kong panik mengantre masker di sejumlah toko karena dilanda isu akan ada kebijakan karantina terkait penyebaran virus corona di Hong Kong. 

CGTN melaporkan lebih dari 1.540 orang yang terinfeksi virus corona telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Baca: Virus Corona Bikin Wisatawan Reschedule, Kadis Pariwisata : Datanglah, Natuna Indah Clear and Clean

Baca: UPDATE Pasien Virus Corona per Sabtu, 8 Februari 2020: 34.872 Terinfeksi, 1.568 Orang Sembuh

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mempercepat penelitian dan inovasi untuk mengatasi virus corona baru yang kali pertama menyebar dari Kota Wuhan, China.

Berdasarkan siaran berita di situ WHO, Kamis (6/2/2020), WHO mengadakan forum penelitian dan inovasi global untuk memobilisasi aksi tanggap internasional terhadap virus corona baru (Novel coronavirus).

"Memanfaatkan kekuatan sains sangat penting untuk mengendalikan wabah (virus corona) ini," ujar Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Menurutnya, ada alat yang sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan secepat mungkin.

WHO memainkan peran penting dalam koordinasi untuk menyatukan komunitas ilmiah guna mengidentifikasi penelitian utama untuk mengatasi virus ini.

Forum ini akan diselenggarakan pada 11-12 Februari 2020 di Jenewa dan akan mempertemukan para ilmuwan dunia dan sejumlah pihak.

Tujuan diselenggarakannya forum ini oleh WHO adalah mengejar penelitian terhadap virus 2019-nCoV, guna pengembangan vaksin, terapi dan diagnostik dari virus corona baru ini.

Baca: VIRAL Foto Tangan Dokter Bengkak & Merah, Teliti Virus Corona 12 Jam Sehari, Jam 3 Pagi Masih Kerja

Baca: Pria di China Diduga Tertular Virus Corona setelah Bertemu Pasien yang Terinfeksi selama 15 Detik

Xi Jinping Percaya Diri

Dua pimpinan negara kuat yang terlibat perang dagang beberapa tahun terakhir, yakni Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, melakukan pembicaraan lewat sambungan telepon perihal penanganan wabah virus corona.

Presiden Xi menyampaikan agar Amerika Serikat bersikap sewajarnya pada China atas kejadian munculnya virus corona di Negeri Panda.

Dilansir dari Xinhua Net, Xi percaya diri mengatakan, negaranya mampu menghadapi virus yang telah menjangkiti lebih dari 30 ribu orang tersebut.

"Upaya pencegahan dan pengendalian Tiongkok secara bertahap membuahkan hasil positif. Kami percaya diri dan mampu memerangi epidemi,” kata Xi.

Xi berharap agar Amerika Serikat bersama China dapat menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi dan bekerja sama untuk mengatasi wabah ini.

Kedua pemimpin juga berbicara tentang perjanjian ekonomi dan perdagangan fase satu yang ditandatangani oleh negara mereka baru-baru ini, dan sepakat untuk mendorong hubungan bilateral.

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan