Gadis Asal Inggris Hamil 9 Bulan di Camp ISIS, Mengaku Hidupnya Kini Berantakan

Shamima Begum, gadis asal Inggris ini mengatakan hidupnya berantakan setelah pemerintah Inggris mencabut kewarganegaraannya.

Gadis Asal Inggris Hamil 9 Bulan di Camp ISIS, Mengaku Hidupnya Kini Berantakan
AFP/Delil Souleiman
Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Shamima Begum, gadis asal Inggris ini mengatakan hidupnya berantakan setelah pemerintah Inggris mencabut kewarganegaraannya.

Mantan siswi di Inggris ini, merupakan satu dari tiga lainnya yang juga dicabut kewaranegaraannya.

Mereka melakukan perjalanan ke Suriah dan bergabung dengan ISIS pada Februari 2015.

Kini, Shamima sedang hamil 9 bulan.

Dia ditemukan di kamp pengungsian di Suriah pada Februari tahun lalu.

Kewarganegarannya dicabut oleh Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid pada tahun lalu

Saat ditemui di tempat tinggalnya, kamp al Roj di Suriah Utara, Shamima sedang tidak memakai burka (cadar)nya.

Dia mengatakan, selama ini dia berbagi tenda dengan Kimberly Polman asal Kanada, Amerika Serikat.

Dilansir Mirror, tenda mereka saat itu tengan di dekorasi dengan nuansa Valentine.

Di sana terdapat pemanas ruangan, televisi, dan peralatan memasak.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved