Virus Corona

Update Virus Corona Timur Tengah, 2 Meninggal di Iran, 9 Suspect di Arab dan 1 WNA di Afrika Positif

Kementerian Kesehatan Iran mengatakan, dua orang telah meninggal setelah dinyatakan positif menderita virus corona.

AFP/ATTA KENARE
Rakyat Iran berjalan melewati poster-poster pemilihan umum dan selebaran selama hari terakhir kampanye pemilihan umum di Teheran, Iran, Rabu (19/02/2020). Pengawas pemilihan parlemen Iran mendiskualifikasi lebih dari setengah dari 14.444 calon, karena kampanye yang kurang bersemangat mendekati akhirnya. Kelompok konservatif diperkirakan akan melakukan kebangkitan besar-besaran dalam pemilihan hari Jumat, (21/02/2020) mendatang. (ATTA KENARE/AFP) 

Disinggung tentang kasus di luar Provinsi Qom, Janbabei tidak berkomentar banyak.

"Untuk saat ini, kami tidak memiliki laporan sama sekali," jelasnya dilansir dari YJC.

BBC Persia, menduga 25 orang yang sedang dikarantina di rumah sakit yang sama dengan dua pasien meninggal itu, mungkin juga terjangkit COVID-19.

Kasus COVID-19 di Timur Tengah

Masih di Timur Tengah, Uni Emirat Arab baru-baru ini mengonfirmasi adanya sembilan kasus corona di negara penghasil minyak itu.

Dilansir dari Time,  tujuh diantaranya berkebangsaan China.

Satu warga negara India dan lainnya adalah dari Filipina.

Sejauh ini, belum ada kabar kematian dari pihak UEA.

Kasus baru virus corona, dikonfirmasi Pemerintah Mesir pada Jumat lalu.

Seorang warga negara asing dinyatakan tidak terjangkit virus corona.

Halaman
1234
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved