Jumat, 29 Agustus 2025

Virus Corona

Covid-19 Masif di Iran, Donald Trump Batasi Perjalanan dan Pertimbangkan Tutup Perbatasan Meksiko

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pembatasan untuk bepergian ke Iran. Dia juga menimbang akan menutup perbatasan Amerika-Meksiko

Penulis: Ika Nur Cahyani
Twitter/realDonaldTrump
Presiden Donald Trump (Twitter.com/realDonaldTrump) 

Dia juga berharap penutupan itu tidak perlu sampai harus dilakukan.

Pada Jumat lalu, Pemerintah Meksiko mengklaim tiga kasus baru infeksi Covid-19.

Ketiga pasiennya adalah pria.

Trump mengakui kemungkinan adanya kenaikan kasus corona di Amerika.

Oleh karena itu, Senin mendatang dia akan menemui sejumlah pakar kesehatan untuk membahas vaksin yang saat ini sedang dalam pengembangan.

Presiden Negara Paman Sam ini juga mengklaim akan ada 43 juta masker yang akan didatangkan ke Amerika.

Dari 22 orang yang telah terinfeksi di AS, empat diantaranya dinyatakan kondisinya mengkhawatirkan.

Sedangkan 15 lainnya sudah pulih atau sedang dalam proses pemulihan, jelas Trump di hadapan awak pers.

Dia menegaskan kepada para politisi dan media agar tidak menciptakan kepanikan pada publik.

Donald Trump Anggap Kabar Kematian sebagai Berita Bohong dari Demokrat

Sebelumnya, pada hari yang sama, Presiden Donald Trump mengkritik kabar kematian akibat Covid-19 pertama di AS.

Trump menganggap kabar yang menggemparkan itu adalah berita bohong.

Presiden AS ini justru membanggakan tindakan pemerintah di bawahnya saat ini untuk menghadapi wabah corona.

Dia menyebut pemerintahannya memiliki tindakan paling agresif dalam sejarah dunia modern.

Trump mengklaim kasus kematian pertama ini adalah hoaks saat dia memimpin rapat umum, Jumat (28/2/2020), di North Charleston, Carolina Selatan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan