Virus Corona
Covid-19 Masif di Iran, Donald Trump Batasi Perjalanan dan Pertimbangkan Tutup Perbatasan Meksiko
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pembatasan untuk bepergian ke Iran. Dia juga menimbang akan menutup perbatasan Amerika-Meksiko
Penulis:
Ika Nur Cahyani
Editor:
Pravitri Retno W
Bahkan presiden negara adidaya ini mengatakan isu itu buatan partai saingannya, Demokrat.
"Demokrat mempolitisasi virus corona," kata Trump dilansir Guardian.
"Mereka mempolitisasinya. Salah satu orang datang ke saya dan mengatakan 'Tuan Presiden, mereka (Demokrat) berusaha mengalahkan anda di Rusia, Rusia, Rusia," papar Trump.
Baca: Setelah Hampir 20 Tahun Perang, Donald Trump Mengumumkan Kesepakatan Damai AS-Taliban
Baca: Donald Trump Sedang Kunjungi India, Terjadi Kerusuhan Umat Hindu-Islam, Tewaskan Lebih dari 20 Orang
Dia menilai saingan politiknya itu tengah mencoba tipuan.
Apalagi melihat status Trump yang telah terbebas dari kasus pemakzulan.
"Ini tipuan baru mereka," katanya.
Disinggung tentang pernyataan hoaksnya terkait orang yang meninggal, Trump mengklaim dirinya menujukan itu untuk Demokrat.
"Penggunaan kata itu merujuk pada tindakan (Demokrat)."
"Mencoba mengkaitkannya pada seseorang, padahal kami (pemerintah) telah melakukan semuanya dengan baik," ujar Trump.
Presiden berusia 73 tahun itu menganggap mereka yang mengumumkan kematian corona sedang mengkritik kerja pejabat kesehatan.
"Tipuan mereka itu."
"Saya tidak bicara tentang apa yang terjadi di sini."
"Aku tidak suka ketika mereka mengritik (pejabat kesehatan federal), dan itu adalah hoaks," tutur Trump.
Saat ditanya apakah dia akan menggunakan 'hoaks' untuk mencegah orang mengambil langkah pencegahan corona, dia mantap mengatakan tidak akan.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)