Hollywood
Puluhan Wanita Mengadukan Aksi Pelecehan Seksual Harvey Weinstein, Produser Film Ini Sempat Berkelit
Lebih dari dua tahun puluhan wanita berjuang menggugat Harvey Weistein atas pelanggaran seksual akhirnya Rabu lalu predator seks ini dihukum 23 tahun.
Penulis:
Ika Nur Cahyani
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
"Saya tahu cara membangun dan bagaimana mempertahankan kesuksesan saya," kata Harvey.
Dia mengklaim wanita yang menjadi korbannya itu menilai dia murah hati.
Harvey merasa bingung dan mengatakan bahwa dirinya menyesal atas situasi yang menimpanya.
"Orang-orang kehilangan pekerjaannya karena mereka bersaksi," ujarnya.
"Ini adalah Amerika Serikat. Ini Salah. Saya tidak punya kekuatan di industri ini. Miramax adalah industri kecil," ujarnya berkilah.
Baca: Harvey Weinstein Dijatuhi Hukuman 23 Tahun, Saksi: Merendahkan Harga Diriku sebagai Seorang Wanita
Baca: Terancam Perkosaan, Gadis Ini Lari ke Dapur Lalu Ambil Pisau dan Potong Kemaluan Pelaku
Sementara itu, lebih dari 80 wanita menuduh Harvey melakukan pelecehan dan perkosaan.
Tetapi juri hanya mendengar kesaksian dari enam wanita di persidangan.
Aktris Dirayu dengan Popularitas
Pengadilan mengungkap cara Harvey menjaring korban-korban wanitanya.
Dia mengajak mereka ke tempat yang sepi dan mengaku akan membahas tujuan mereka di industri hiburan.
Setelah itu, dia langsung melakukan kekerasan seksual dan pelecehan pada mereka.
Semua korban produser kenamaan Hollywood ini mengaku tidak pernah mengadu pada pihak berwajib karena takut kariernya hancur.
"Para pemimpi muda ini bukanlah orang baginya (Harvey)," kata Illuzi pada Rabu lalu.
"Dia bisa mengambil apa yang dia inginkan karena dia tahu hanya sedikit yang bisa orang lakukan tentang hal ini."
Illuzi pada Jumat sebelumnya, memberi argumen bahwa Harvey telah melakukan 30 insiden kekerasan seksual, pelecehan, dan intimidasi di tempat kerja sejal 1978.
Dia mengklaim kekerasan yang dilakukan Harvey seperti melempar staples pada asisten wanita dan memgancam akan membunuh.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)