Virus Corona

Iran Tolak Bantuan Presiden AS Donald Trump Atasi Corona

Ali Khamenei menegaskan bahwa negaranya tidak akan pernah menerima bantuan Amerika Serikat untuk melawan virus corona.

Twitter White House Photos @photowhitehouse
Foto Presiden Donald Trump 

TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei menegaskan bahwa negaranya tidak akan pernah menerima bantuan Amerika Serikat untuk melawan virus corona.

Iran rupanya masih menganggap AS sebagai musuh bebuyutan dan penipu.

Seperti diketahui, hubungan Iran dan AS memanas semenjak kematian Jenderal Qassem Soleimani pada Januari 2020 lalu. 

Iran pun melancarkan balas dendam dengan membombardir pangkalan-pangkalan militer AS di Irak dengan rudal.

Sampai saat ini Iran masih menganggap AS sebagai musuh sehingga tegas menolak bantuannya untuk mengatasi virus corona.

Baca: Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Tetap Digelar Juli, IOC dan Gubernur Tokyo Cari Solusi

Baca: PB IDI Minta Pemerintah Sediakan APD untuk Dokter dan Tenaga Medis di Garis Depan

Pengunjung berdiri di luar Makam Suci Imam Reza di Mashhad, Iran. Saat virus corona merebak di Iran, situs ini ditutup.
Pengunjung berdiri di luar Makam Suci Imam Reza di Mashhad, Iran. Saat virus corona merebak di Iran, situs ini ditutup. (ABEDIN TAHERKENAREH/EPA-EFE)

Padahal sudah ada 12 pejabat Iran yang meninggal karena virus corona.

Ali Khamenei secara terang-terangan mengatakan kalau negaranya tak mempercayai sama sekali niat baik AS.

"Tidak ada yang memercayai Anda. Anda (hanya akan) mampu membawa ke negara kami obat yang akan menjaga virus tetap hidup dan mencegah pemberantasannya." kata Ali, Minggu (22/3/2020), dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Trump Tawarkan Bantuan Atasi Virus Corona, Iran Menolak'.

Iran telah menjadi salah satu negara yang paling parah terkena penyakit COVID-19 bersama dengan Italia, Spanyol dan Cina.

Kematian terakhir meningkatkan jumlah kematian resmi menjadi 1.685 berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Iran.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved