Virus Corona

Pandemi Corona, Penggunaan Kartu Kredit di Jepang Berkurang 30 Persen

Akibat penurunan terlihat secara keseluruhan penggunaan kartu kredit berkurang 29,1 persen.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Berbagai Kartu Kerdit Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Survei dari Nowcast menyebutkan penggunaan kartu kredit yang dilakukan masyarakat di Jepang berkurang 30 persen di bulan April 2020 akibat pandemi Covid-19.

Survei dengan melihat pengaruh musim berdasarkan jumlah uang yang digunakan oleh kartu kredit JCB.

Survei ini dilakukan selama periode dari tanggal 1 hingga 15 April, terkait dampak adanya coronavirus baru.

Angka dibandingkan dengan paruh kedua Januari 2020 sebelum infeksi menyebar.

Akibat penurunan terlihat secara keseluruhan penggunaan kartu kredit berkurang 29,1 persen.


Untuk leisure dengan perinciannya :

▽ "Perjalanan" minus 91,5 persen,
▽ "Makanan" minus 61,1 persen,
▽ Hiburan lain-lain seperti film minus 51,2 persen,
▽ "Transportasi" minus 40,4 persen, yang terkait leisure telah turun tajam.

Baca: VIRAL Kisah Sejoli yang Awalnya Dipasangkan di Syuting Iklan, Kini Mereka Resmi Menikah

Di lain pihak untuk konsumsi nest menunjukkan peningkatan.

▽ 19,9 persen untuk "toko minuman keras",
▽ "Supermarket" adalah 15,4 persen,
▽ 12,8 persen dari "distribusi konten" seperti video dan musik,
▽ Belanja online meningkat 11,9 persen.

Shocking reduction (kejutan) juga terjadi seperti belanja online dan distribusi konten musik dan atau film.

Seorang penasihat teknis untuk perusahaan yang melakukan survei, Profesor Tsutomu Watanabe dari sekolah pascasarjana Universitas Tokyo membenarkan hal tersebut.

"Jumlah pengguna belanja online dan distribusi konten meningkat dengan cepat, dan layanan yang nyaman yang telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari akan berakar bahkan setelah pengendalian diri dilakukan masing-masing di rumah," kata Watanabe.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved