Virus Corona

PM Jepang Berharap Pos Internasional Akan Jadi Perhatian, Bisa Segera Buka Bagi Indonesia

PM Abe juga berharap bisa berbicara dengan Presiden Jokowi terutama mengenai sumbangan Jepang dalam pengiriman obat Avigan ke Indonesia.

Richard Susilo
Kantor PM Jepang di Nagatacho Tokyo Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sejak 1 April hingga kini pengiriman surat lewat Kantor Pos dari Jepang ke Indonesia masih belum dapat dilakukan, namun PM Jepang akan memberikan perhatian besar pada hal tersebut.

“Pos memang belum bisa jalan hingga kini dan dari Indonesia pun belum bisa mengirimkan ke Jepang. Namun coba kita perhatikan dan akan kita sampaikan ke menteri dalam negeri guna dibicarakan lebih lanjut,” ungkap PM Jepang khusus kepada Tribunnews.com Kamis ini (14/5/2020).

PM Abe juga berharap bisa berbicara dengan Presiden Jokowi terutama mengenai sumbangan Jepang dalam pengiriman obat Avigan ke Indonesia.

“Perlahan-lahan lah coba kita lihat kemungkinan lebih lanjut di masa depan agar pembukaan jalur pos bisa segera dibuka kembali dengan Indonesia nantinya, tentu perlu proses satu persatu,” tambahnya lebih lanjut.

Kamis ini (14/5/2020) secara resmi PM Jepang membatalkan deklarasi darurat di 39 perfektur di Jepang.

“Sementara kita lihat 8 perfektur lain perkembangan selanjutnya sampai dengan 31 Mei mendatang semoga semuanya bisa dibatalkan deklarasi daruratnya pada akhirnya.”

Sehubungan dengan pembatalan deklarasi darurat tersebut PM Jepang juga mengingatkan dan berharap agar masyarakat tetap berhati hati dalam kehidupan sehari harinya dengan melihat pengalaman di Hokkaido maupun negara lain yang kemudian mendadak meluas kembali infeksinya setelah status darurat dihapuskan.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved