Virus Corona

Menlu Jepang: Sangat Memalukan Taiwan Tak Bisa Ikut Hadir Dalam Pertemuan WHO

Sejak lama pemerintah Jepang menginginkan Taiwan bisa ikut pertemuan di dlam badan kesehatan dunia

NHK
Menlu Jepang Toshimitsu Motegi (64) di sidang parlemen Rabu ini (20/5/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sejak lama pemerintah Jepang menginginkan Taiwan bisa ikut pertemuan di dalam badan kesehatan dunia (WHO) tetapi ditolak dengan keberatan China sehingga Jepang setengah protes saat ini.

"Sangat memalukan bahwa partisipasi Taiwan dalam pertemuan tahunan WHO tidak diakui karena oposisi China, dan Sekretariat WHO. Kepemimpinan seharusnya bisa dilakukan secara mandiri," tekan Menlu Motegi Rabu ini (20/5/2020).

Amerika Serikat dan Jepang telah menyatakan dukungan mereka untuk partisipasi pengamat dalam pertemuan umum tahunan yang telah dibidik oleh Taiwan, yang bukan anggota WHO, tetapi itu tidak disetujui karena China sangat menentangnya.

Mengenai hal ini, Menteri Luar Negeri Motegi mengatakan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Jepang, "Sayang sekali bahwa Taiwan tidak dapat berpartisipasi. Informasi tentang virus corona baru, termasuk daerah yang telah mencapai hasil kesehatan masyarakat yang baik seperti Taiwan sangat diperlukan. Penting bahwa pengetahuan dibagikan secara luas."

Selain itu, mengenai fakta bahwa WHO menyatakan bahwa "keanggotaan akan diputuskan oleh negara-negara anggota", Menteri Motegi mengatakan, "Sekretariat WHO sebenarnya dapat mengambil peran yang lebih proaktif dalam menjalankan kepemimpinan. Saya pikir WHO harus mengambil inisiatif untuk menunjukkan partisipasi Taiwan dalam pertemuan umum di masa depan.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved