Lewat Video Conference, PM Jepang Menghadiri Upacara Pembukaan Rumah Sakit Kota Başakşehir Turki

PM Shinzo Abe menyatakan rasa hormatnya kepada pemerintah Turki dan rakyat Turki karena menghadapi penyebaran virus corona dengan setiap tindakan.

Foto Sojitz
Rumah Sakit Kota Ba?ak?ehir di Istanbul, Turki. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menghadiri upacara pembukaan Rumah Sakit Başakşehir yang dibuat di Istanbul Turki, lewat video conference, Kamis (21/5/2020).

"Rumah sakit dibuat bersama perusahaan Jepang Sojitz dan Grup Rönes Turki melalui kemitraan publik-swasta, dan PM Shinzo Abe hadir melalui teleconference mulai jam 19.25 waktu Jepang selama kurang lebih 25 menit," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (21/5/2020).

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam konferensi pers di Kantor Perdana Menteri Jepang mendeklarasikan 1 bulan masa darurat Covid-19 di Tokyo dan 6 daerah lainnya, awal April 2020.Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan tingkat infeksi Jepang telah berkurang.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam konferensi pers di Kantor Perdana Menteri Jepang mendeklarasikan 1 bulan masa darurat Covid-19 di Tokyo dan 6 daerah lainnya, awal April 2020.Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan tingkat infeksi Jepang telah berkurang. (AFP/POOL/TOMOHIRO OHSUMI)

Presiden Republik Turki, Recep Tayyip Erdogan menghadiri upacara ini dan mengundang Perdana Menteri Shinzo Abe untuk hadir juga meskipun lewat sistem teleconference karena pandemi corona.

PM Shinzo Abe menyatakan rasa hormatnya kepada pemerintah Turki dan rakyat Turki karena menghadapi penyebaran virus corona (Covid-19) dengan setiap tindakan.

Baca: Khusus Lebaran Minggu dan Senin KRL Beroperasi Terbatas, Simak Jadwalnya

"Kami senang bahwa pembukaan Rumah Sakit Kota Başakşehir akan berkontribusi pada penanggulangan terhadap Covid-19 serta bidang medis dan kesehatan Turki," kata PM Shinzo Abe.

Presiden Erdogan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada orang-orang Turki dan Jepang yang terkait atas pekerjaan mereka dalam pembangunan Rumah Sakit Kota Başakşehir.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berbicara ketika menghadiri pertemuan kelompok partainya di Majelis Besar Nasional Turki di Ankara, Turki, Rabu (11/3/2020).
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berbicara ketika menghadiri pertemuan kelompok partainya di Majelis Besar Nasional Turki di Ankara, Turki, Rabu (11/3/2020). (Adem ALTAN / AFP)

Dia berharap untuk pengembangan lebih lanjut hubungan persahabatan antara Turki dan Jepang melalui pembukaan rumah sakit tersebut.

Rumah Sakit Kota Başakşehir merupakan rumah sakit umum yang dibangun di kota terpencil Istanbul dengan 2.682 tempat tidur, yang terdiri dari bangsal umum, kardiovaskular, kanker, ginekologi, pediatri, ortopedi, dan fisika.

Baca: 3 Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap Densus 88 di Batang, 2 di Antaranya Merupakan Ayah dan Anak

Awalnya, rumah sakit itu dijadwalkan dibuka pada Juni 2020, tetapi sebagai langkah melawan Covid-19, Presiden Erdogan memerintahkan pembukaan awal rumah sakit dan mengumumkan bahwa itu akan dibuka pada 20 April 2020.

Sementara rumah sakit itu sebagian dibuka dari hari itu, penyelesaian bangunan ditujukan sekitar pertengahan Mei, dan rumah sakit akhirnya dibuka penuh dan resmi tanggal 21 Mei kemarin.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved