Breaking News:

China Bersiap Ambil Tindakan Balasan Terhadap AS Jika Rusak Kepentingan di Hong Kong

Reaksi China itu muncul merespons komentar terbaru dari Washington terkait kemungkinan menjatuhkan sanksi

South China Morning Post
Demo di Hong Kong 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Hubungan Amerika Serikat dengan China belakangan ini memanas.

Mulai dari saling sindir terkait pandemi virus corona atau Covid-19 hingga adu kuat di Laut China Selatan.

Baca: Amerika Serikat dan China di Ambang Perang Dingin yang Baru

Belum lama ini juga Amerika Serikat mem-blacklist sejumlah perusahaan China karena diduga terlibat terkait isu penindasan kelompok minoritas Uighur di China.

Ketegangan kedua negara tersebut juga merembet ke Hong Kong.

China gerah atas dukungan AS terhadap aksi demonstrasi di Hong Kong yang menolak undang-undang keamanan untuk daerah administrasi tersebut.

Mengutip Reuters, Senin (25/5), China memperingatkan AS bahwa Beijing akan mengambil tindakan balasan jika AS bersikeras melemahkan kepentingannya di Hong Kong.

Reaksi China itu muncul merespons komentar terbaru dari Washington terkait kemungkinan menjatuhkan sanksi atas undang-undang keamanan nasional baru untuk kota tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan kepada wartawan dalam sebuah briefing bahwa AS berusaha membahayakan keamanan nasional China.

Lijian mengatakan Beijing telah mengajukan pernyataan tegas kepada Washington mengenai komentar penasihat keamanan nasional Gedung Putih Robert O'Brien bahwa undang-undang keamanan untuk Hong Kong dapat memicu sanksi dari AS kepada Hong Kong dan China.

China dan Amerika Serikat di Ambang Perang Dingin Baru

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved