Breaking News:

Dokudami, Jenis Tumbuhan di Jepang Biasa Dipakai Ninja untuk Berbagai Pengobatan

Dokudami atau Houttuynia cordata atau Amis-amis, memang memang dipercaya ampuh untuk mengobati luka bagi para ninja.

Istimewa
Dokudami tumbuh di belukar hutan basah, tepi sungai dan sebagainya, banyak ditemukan di Jepang ternyata untuk obat-obatan. 

Daun segar Dokudami juga dapat dimakan, tetapi Dokudami yang tumbuh di Jepang memiliki bau yang terlalu kuat untuk dimakan.

Tumbuhan ini digunakan dalam pengobatan China tradisional, termasuk oleh para ilmuwan China dalam upaya untuk mengobati SARS dan berbagai gangguan lainnya, meskipun tidak ada penelitian klinis berkualitas tinggi untuk memastikan penggunaan tersebut aman atau efektif.

Ketika diberikan melalui injeksi, Dokudami dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah.

Tumbuhan ini memiliki ketinggian 20 hingga 90 cm. Amis-amisan merupakan tumbuhan liar di tepi-tepi rawa, hutan-hutan basah, atau di tepi sungai yang berada pada ketinggian 100 meter sampai 1.200 meter.

Dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah mulai dari tanah berpasir yang ringan sampai tanah berat yang liat.

Baca: Ninja Jepang Bukan Hanya Iga dan Koga Saja, Ada Juga Klan Lainnya

Baca: Orang Indonesia Lebih Mengenal Ninja Jepang daripada Samurai

Memiliki batang bulat, bergerigi, beruas-ruas (dari ruas yang menempel tanah ke luar akar), dan berwarna hijau keunguan.

Daunnya tunggal, dengan daun penumpu berbentuk segitiga, seperti jantung, tangkai silindris, panjang 4-7 cm, ujung runcing, pangkal bertoreh membulat, dan berwarna hijau atau hijau keunguan.

Jinichi Kawakami (70), ninja terakhir di Jepang.
Jinichi Kawakami (70), ninja terakhir di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Amis-amisan berbunga pada bulan Juni sampai September. Tunas muda dapat dimanfaatkan sebagai sayuran.

Khasiat tanaman amis-amisan dapat juga dipakai sebagai obat asma.

Resepnya adalah sebagai berikut.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved