Breaking News:

Rusuh di Amerika Serikat

Donald Trump Ancam Tuntut Perusak Monumen Bersejarah AS

Trump telah berjanji mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang menghancurkan atau merusak monumen bersejarah AS.

CBS Philly
Patung Frank Rizzo 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan kunjungan akhir pekan ke Bedminster, New Jersey, dan memutuskan tetap berada di Washington untuk memastikan hukum dan ketertiban ditegakkan.

Dalam beberapa hari ini sejumlah demonstran melakukan tindakan anarkis, di antaranya berupaya menghancurkan monument dan patung yang dinilai terkait rasisme dan diskrimansi di Amerika Serikat.

"Para pelaku pembakaran, anarkis, dan penjarah sebagian besar telah dihentikan. Saya melakukan apa yang perlu untuk menjaga masyarakat kita aman dan orang-orang ini akan dibawa ke pengadilan!" kata Trump di akun Twitter-nya, Jumat (26/6/2020) waktu setempat.

Trump telah berjanji mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang menghancurkan atau merusak monumen bersejarah AS.

Ia juga mengancam akan menggunakan kekerasan pada beberapa pengunjuk rasa sementara aksi-aksi melawan ketidakadilan rasial berlangsung di negara itu.

Trump mengatakan di Twitter pada Jumat, telah menandatangani perintah eksekutif sangat tegas untuk melindungi monumen.

Sebuah kalimat dari perintah itu mengatakan pemerintah federal akan menuntut sepenuhnya siapapun yang merusak atau menodai monumen, tugu peringatan, atau patung.

Undang-Undang Pelestarian Monumen Peringatan Veteran pada 2003 menetapkan hukuman penjara hingga 10 tahun bagi mereka yang menghancurkan monumen.

Pemerintah Trump juga berisi ancaman untuk menghentikan bantuan pada negara bagian dan lembaga penegak hukum daerah yang gagal melindungi monumen.

Baca: Trump Sebut Tinggal di Chicago Hingga Detroit Seperti Berada di Neraka

Baca: Donald Trump Sebut Kemungkinan AS Pindahkan Pasukan dari Jerman ke Polandia

Ratusan warga Washington DC yang tidak bersenjata, siap siaga untuk membantu personel penegak hukum melindungi monumen, setelah pengunjuk rasa mencoba merobohkan patung mantan Presiden Andrew Jackson di sebuah taman dekat Gedung Putih, Senin (22/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Febby Mahendra
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved