Breaking News:

Kementerian Pertahanan Jepang Lelang Perlengkapan Militer

Lelang tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan Kementerian Pertahanan Jepang kepada masyarakat umum.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Markas Besar Kementerian Pertahanan Jepang di Ichigaya Tokyo Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pendaftaran pelelangan peralatan dan materi perlengkapan militer Jepang dibuka mulai hari ini, Jumat (3/7/2020). Sekitar 400 pendaftar ikut lelang yang berlangsung di Kementerian Pertahanan Jepang itu.

"Lelang untuk pertama kalinya pada tanggal 26 Juli ini untuk "menjual" barang-barang SDF (pasukan bela diri Jepang) yang tidak lagi digunakan bisa dibeli oleh masyarakat umum," kata Menteri Pertahanan Jepang, Taro Kono, Jumat (3/7/2020).

Lelang tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan Kementerian Pertahanan Jepang kepada masyarakat umum.

Sekitar 30 materi perlengkapan militer seperti botol air yang digunakan oleh anggota Pasukan Bela Diri Darat, helm pilot Pasukan Bela Diri Udara untuk pesawat F15, setir dari kapal laut tempur pensiunan "Yamayuki", akan dijual dengan cara lelang.

Baca: Mengintip Kampanye Pemilu Tokyo Jepang, Wajib Deposito 3 Juta Yen

Baca: 3.500 Pemain Sepakbola Jepang Negatif Covid-19, Pertandingan J-League Dimulai Lagi Besok

Pelelangan tersebut menurut Taro Kono dilaksanakan dengan tujuan untuk mengamankan anggarannya sendiri yang diperlukan untuk pertahanan.

Menteri Taro Kono sangat antusias untuk melanjutkan pelelangan dan mendapatkan cukup uang untuk membeli pesawat tempur siluman F35 yang canggih dengan dana lebih dari 10 miliar yen.

"Saya berharap bisa melakukan berbagai hal dan mendapatkan penghasilan untuk pembelian F35 untuk satu pesawat," kata dia.

Ini berarti bahwa metode aplikasi untuk partisipasi akan diposting di situs web Badan Peralatan Pertahanan mulai sore ini.

Diskusi mengenai Jepang, termasuk Ninja Jepang, dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved