Breaking News:

Ketika Warga Kumamoto Jepang Harapkan Bantuan, Tulisan 'SOS' Terpantau Helikopter

Menurut pemda kota setempat, bangunan ini adalah sekolah dasar telantar dengan 10 atau lebih penduduk mengungsi di tempat itu.

Foto NHK
Foto udara dari helikopter, sebuah lokasi di Kumamoto dengan tulisan SOS, Minggu (5/7/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Minggu (5/7/2020) pagi helikopter NHK menangkap sebuah pemandangan dengan tulisan 'SOS' di Sakamoto-cho, Yatsushiro-shi, Prefektur Kumamoto, Jepang.

Di gedung terdekat, tampak orang-orang berjabat tangan dan meminta bantuan.

Menurut pemda kota setempat, bangunan ini adalah sekolah dasar telantar dengan 10 atau lebih penduduk mengungsi di tempat itu.

Dalam gambar lainnya di desa Kuma di Prefektur Kumamoto yang diambil oleh helikopter JGSDF (pasukan bela diri darat Jepang) sekitar pukul 09.20 pagi, ada sebuah huruf besar berwarna putih di taman sekolah penitipan anak Kounose, dengan tulisan "Kounose Hoikuen 120 meihinan".

Foto udara dari helikopter, sebuah lokasi di Kumamoto dengan tulisan SOS, Minggu (5/7/2020).
Foto udara dari helikopter, sebuah lokasi di Kumamoto dengan tulisan SOS, Minggu (5/7/2020). (Foto NHK)

Baca: Museum Ghibli Mitaka Jepang Mulai Dibuka 26 Juli, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Baca: Bersama Ninja, Jepang Mencapai Demokrasi Parlementer 200 Tahun Sebelum Revolusi Perancis

Artinya 120 orang mengungsi di sekolah tempat penitipan anak Kounose.

Dari helikopter juga dapat terlihat beberapa orang berjalan di taman.

Sekolah tersebut berjarak sekitar 100 meter dari Sungai Kuma, dan terlihat bahwa rumah-rumah di daerah sekitarnya banjir, terendam air.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved