Breaking News:

Virus Corona

Pusat Hello Kitty Jepang, Sanrio Puroland Akhirnya Dibuka Lagi

Pertunjukan yang paling menyenangkan bagi para pengunjung juga adalah "gaya baru".

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Papan pengumuman Sanrio Puroland ditutup sejak 22 Februari hingga 12 Maret 2020. Kemudian diperpanjang dan baru Senin (13/7/2020) dibuka lagi untuk umum. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sanrio Puroland atau pusat tempat hiburan Hello Kitty dibuka untuk umum, Senin (13/7/2020) dan terbatas hanya bagi pemilik paspor tahunan saja.

"Selain mengenakan masker dan mengukur suhu tubuh pada saat masuk, kami juga menyerukan desinfeksi tangan, mengurangi jumlah pengunjung menjadi seperlima dan melanjutkan dengan melihat karakter populer juga dalam masker serta berjarak. Foto-foto dengan karakter juga mempertahankan "jarak sosial", dengan tempat duduk berjarak lebih dari 1 meter," ungkap penanggungjawab Sanrio Puroland, Aya Komatsu, Senin (13/7/2020).

Pertunjukan yang paling menyenangkan bagi para pengunjung juga adalah "gaya baru". Penonton melambaikan lampu senter mereka di acara di mana karakter populer berpartisipasi.

"Meskipun beberapa pertunjukan dan parade telah dibatalkan, kami berencana untuk memulai kembali sambil memeriksa status infeksi, dan pembukaan penuh dijadwalkan untuk 20 Juli mendatang," lanjutnya.

Sanrio Puroland
Sanrio Puroland (Traveloka)

Sejak Sanrio didirikan pada tahun 1960, Shintaro Tsuji telah menjadi presiden selama 60 tahun.

Karisma yang berusia 92 tahun mengambil alih peran ketua, dan Tomokuni Tsuji, yang menjadi Presiden sejak Juli, berusia 31 tahun.
Manajemen puncak benar-benar 61 tahun lebih muda.

Kinerja bisnis Sanrio saat ini sangat sulit, dan menunggu "reformasi menyeluruh" yang dikatakan Presiden Tsuji baru-baru ini.

Pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2020, hingga penyebaran infeksi virus corona, bisnis penjualan barang dagangan, yang menjual karakter-karakter perusahaan di toko yang dikelola langsung, department store, dan pengecer massal, dan bisnis taman hiburan, yang mengoperasikan "Sanrio Puroland", berkinerja kurang baik.

Baca: PM Shinzo Abe Sidak ke Kumamoto Jepang Selatan, Gunakan Anggaran 400 Miliar Yen Bantu Korban Banjir

Baca: Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, Club Hosto Terbesar di Tokyo Jepang Akhirnya Tutup

Akibatnya, penjualan turun 6,5 persen dibanding tahun lalu menjadi 55,2 miliar yen.

Di sisi lain, pendapatan operasional turun 56,0 persen menjadi 2,1 miliar yen.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved