Jumat, 29 Agustus 2025

Virus Corona

Kasus Positif Corona Hampir 1 Juta, India Kembali Berlakukan Lockdown

Lonjakan kasus ini mendorong pemerintah India kembali memberlakukan lockdown untuk beberapa negara bagian.

Andolu New Agency
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, MUMBAI - Jumlah kasus infeksi virus corona (Covid-19) di India mendekati satu juta pada Kamis (16/7/2020).

Lonjakan kasus ini mendorong pemerintah India kembali memberlakukan lockdown untuk beberapa negara bagian.

India melaporkan rekor 32.696 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Sehingga, total kasus psitif Covid-19 menjadi 968.876 orang.

Baca: Ini Alasan Anies Baswedan Akhirnya Perpanjang PSBB Transisi

Baca: Kasus Covid-19 India Mencapai 900.000 Lebih, Sejumlah Negara Bagian Berlakukan Lockdown

Selain itu tercatat ada 24.915 kasus kematian akibat Covid-19 berdasarkan data dari Kementerian kesehatan setempat.

Negara berpenduduk 1,3 miliar orang itu berada di bawah Amerika Serikat dan Brazil dalam jumlah kasus infeksi dan tidak ada tanda kurva akan turun.

Tingkat pengujian India juga termasuk yang terendah di dunia dalam kaitannya dengan jumlah penduduknya.

Meskipun kota besar seperti New Delhi dan Mumbai berada di antara titik awal virus ini di India, kasus yang terbaru muncul di daerah pedesaan di mana infrastruktur kesehatan jauh lebih rendah.

Baca: Capai 28 Ribu Kasus Covid-19 Selama 2 Hari Berturut-turut, Total Kasus di India Lampaui 900 Ribu

Aturan lockdown kembali diterbitkan pada Kamis (16/7/2020) di sebagian besar negara bagian Bihar, dimana kasus telah meningkat setelah ribuan pekerja migran kembali dari kota setelah lockdown yang ketat.

Mengutip data terkini Worldometers, Kamis (16/7/2020) pukul 18:45 WIB, total kasus di India mencapai 974.737.

Sementara kasus kematian akibat Covid-19 berjumlah 24.976 orang dan pasien yang sembuh menjadi 614.897.

Baca: Konflik India-China Memanas, Rusia dan AS ‘Berlomba’ Jual Senjata ke India

Sebelumnya diberitakan, pada Selasa (14/7/2020), India sempat mencatat rekor tertinggi lebih dari 28.000 kasus baru dalam dua hari berturut-turut.

Sehingga total kasus menjadi 906.752, menurut Kementerian kesehatan India.

Kementerian Kesehatan India melaporkan, lonjakan 28.498 kasus baru.

Kemudian melaporkan 553 kasus kematian dalam 24 jam terakhir.

Sehingga totalnya menjadi 23.727 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Butuh waktu hanya tiga hari bagi India untuk mencapai 900 ribu kasus dari 800 ribu kasus.

Sebanyak 571.460 pasien di India telah pulih sejauh ini.

Sementara itu, dengan tingginya kenaikkan kasus infeksi, pihak berwenang telah mengumumkan penerapab lockdown di selatan kota Bangalore.

Bangalore, Pusat Teknologi India, akan tetap ditutup dari tanggal 14 Juli hingga 22 Juli 2020.

Banyak kota lain juga mengumumkan lockdown di daerah yang terkena dampak.

Virus Corona telah menyebar ke hampir semua negara bagian di negara ini.

Pada 19 Maret, Perdana Menteri Narendra Modi menyerukan jam malam umum satu hari, pada 22 Maret.

Pada tanggal 24 Maret, India mengumumkan 21 hari lockdown Nasional untuk pertama kalinya.

Lockdown diperpanjang tiga kali hingga 31 Mei. Proses pencabutan pembatasan dimulai dari tanggal 1 Juni.

Penerbangan internasional, bioskop dan pusat kebugaran ditutup sejak bulan Maret lalu.

India adalah negara ketiga yang terkena dampak terburuk di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil.(Reuters/Channel News Asia/AA/AFP)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan