Breaking News:

Virus Corona

Mulai 5 Agustus Pemilik KTP Jepang di Luar Negeri Sudah Boleh Masuk ke Negeri Sakura

Jika hasil pemeriksaan di bandara Jepang negatif, dapat langsung ke luar bandara tetapi itu pun harus dijemput saudara atau temannya.

Foto Richard Susilo/tribunnews
Kantor PM Jepang di Nagatacho Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang akan mengizinkan semua pemilik KTP Jepang yang berada di luar negeri untuk masuk kembali ke Jepang mulai tanggal 5 Agustus 2020.

Syaratnya mereka harus mengikuti tes PCR sebelum berangkat dan membawa hasilnya ke Jepang.

"Hasil tes PCR dari luar Jepang akan dilihat oleh petugas karantina dan kemungkinan akan dites kembali di bandara Jepang saat tiba, apabila diperlukan nantinya," kata sumber Tribunnews.com, Kamis (30/7/2020).

Jika hasil pemeriksaan di bandara Jepang negatif, dapat langsung ke luar bandara tetapi itu pun harus dijemput saudara atau temannya, tidak boleh naik kendaraan umum.

Kalau hasil tes positif maka harus dikarantina selama dua minggu di hotel dengan biaya sendiri.

Sebelumnya pemerintah Jepang telah menolak untuk memasukkan orang asing di 146 negara dan wilayah--termasuk Indonesia--karena langkah-langkah terhadap perbatasan virus corona.

Bahkan orang asing yang telah tinggal di Jepang (memiliki KTP Jepang) tidak dapat masuk kembali kecuali mereka memiliki keadaan khusus pada saat mereka meninggalkan Jepang.

Dalam keadaan ini, pemerintah Jepang, sebagai ukuran khusus untuk pembatasan imigrasi, adalah warga negara asing yang berstatus tinggal seperti pelajar internasional, pemagang praktik kerja, atau ekspatriat perusahaan, yang telah kembali ke Jepang sebelum adanya larangan masuk.

Baca: Untuk Pertama Kali di Jepang Perfektur Iwate yang Zero, Hari Ini Muncul Terinfeksi Corona 2 Orang

Mereka akan diizinkan masuk kembali dari tanggal 5 Agustus 2020 dengan ketentuan membawa hasil tes PCR dilakukan sebelum keberangkatan serta memenuhi ketentuan khusus misalnya, adanya surat panggilan masuk dari sekolah atau dari bos perusahaan Jepang tempat kerjanya, atau istri/suami orang Jepang atau pun ada surat panggilan pengadilan Jepang.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved