Breaking News:

Mendagri Perancis Bela 3 Perempuan yang Tak Tutupi Payudara Saat Berjemur di Pantai

"Anda akan selalu melihat saya berseragam," tulisnya, "tetapi kegiatan berjemur tanpa penutup dada diperbolehkan di pantai Sainte-Marie-la-Mer."

Editor: Hasanudin Aco
Via Kompas.com
Ilustrasi perempuan yang tengah berjemur tanpa mengenakan penutup payudara.(BBC News) 

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Perancis membela sekelompok perempuan yang berjemur tanpa bra di sebuah pantai setelah polisi meminta mereka agar menutupi payudara.

Ketiga perempuan itu ditegur sejumlah polisi di pantai Sainte-Marie-La-Mer, menyusul keluhan dari sebuah keluarga yang tengah berlibur di tempat wisata itu.

Insiden ini menimbulkan reaksi keras terhadap tindakan para polisi tersebut.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, mendukung aktivitas ketiga perempuan yang berjemur tanpa penutup dada.

Baca: Bikin Video Telanjang di Media Sosial, Oknum Bidan di Sumatera Diperiksa Polisi

Dia mencuit di akun Twitter-nya:

"Kebebasan adalah sesuatu yang berharga".

Dia mengatakan tindakan aparat yang meminta agar para perempuan itu mengenakan pakaian merupakan kesalahan.

Siaran pers yang diunggah di Facebook oleh Kepolisian Pyrenees-Orientales mengatakan insiden itu terjadi pada pekan lalu.

Dua polisi telah meminta agar tiga perempuan itu agar menutupi dada mereka, setelah ada permintaan sebuah keluarga lantaran ada anak-anak berada tidak jauh dari situ.

"Didorong niat untuk menertibkan, polisi bertanya kepada orang-orang di sekitarnya apakah mereka setuju menutupi dada setelah dijelaskan alasannya," demikian keterangan resmi kepolisian.

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved