Breaking News:

Pemilu Amerika Serikat 2020

Cawapres Petahana Partai Republik Mike Pence Kejar Jadwal Kampanye Meski Ajudannya Positif Covid-19

Calon Presiden dari Partai Republik Mike Pence mengejar jadwal kampanye meski ajudannya dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (25/10/2020).

MANDEL NGAN / AFP
Wakil Presiden AS Mike Pence berbicara tentang pengujian Covid-19 di Rose Garden Gedung Putih di Washington, DC pada 28 September 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Calon Presiden dari Partai Republik Mike Pence mengejar jadwal kampanye meski ajudannya dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (25/10/2020). 

Mengutip France24, Pence tetap melakukan kampanye meski diketahui Marc Short dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (24/10/2020). 

Sebelumnya, Kepala Staf Gedung Putih menuturkan, beberapa staf senior Pence juga dinyatakan positif Covid-19.

Meski dikelilingi orang-orang yang positif Covid-19, juru bicara Wakil Presiden mengatakan, Pence dan sang istri dinyatakan negatif virus corona.

Pence dijadwalkan berkampanye di Kinston, North Carolina pada Minggu (25/10/2020) dan akan berada di Hibbing, Minnesota, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Penasihat Wakil Presiden AS Mike Pence Positif Covid-19, Kali Kedua Orang Terdekatnya Terpapar Virus

Baca juga: Sebelum Mike Pence, Hillary Clinton Rupanya Juga Pernah Dihinggapi Lalat saat Debat

Wakil Presiden Mike Pence mendengarkan calon wakil presiden dari Partai Demokrat Senator Kamala Harris, saat debat wakil presiden Rabu, 7 Oktober 2020, di Kingsbury Hall di kampus Universitas Utah di Salt Lake City.
Wakil Presiden Mike Pence mendengarkan calon wakil presiden dari Partai Demokrat Senator Kamala Harris, saat debat wakil presiden Rabu, 7 Oktober 2020, di Kingsbury Hall di kampus Universitas Utah di Salt Lake City. (Patrick Semansky)

Wabah di antara para staf Pence menandai kasus Covid-19 terbaru di Gedung Putih.

Sebelumnya, Trump dan Ibu Negara Melania Trump, serta putranya Barron Trump hingga asisten Trump dinyatakan positif Covid-19 pada awal Oktober lalu.

Kemudian, Trump dirawat di Rumah Sakit Walter Reed selama tiga malam.

Infeksi terbaru ini, mengingatkan cara Trump dan pendukungnya yang meremehkan nasihat para ahli kesehatan untuk mematuhi pedoman kesehatan, di antaranya memakai masker dan jarak sosial untuk mengurangi penularan.

Ketika virus corona melonjak di banyak bagian Amerika Serikat, Trump mengatakan, "tidak ada negara di dunia yang pulih seperti kita pulih".

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved